September, Kasus Kematian Covid-19 di Banyumas Turun Drastis

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PURWOKERTO – Angka kematian Covid-19 di Kabupaten Banyumas selama bulan September ini mengalami penurunan cukup signifikan. Hingga memasuki akhir minggu ini, total angka kematian pasien Covid-19 selama bulan September adalah 73 orang. Jumlah tersebut menurun dibandingkan bulan Agustus yang jumlah kematiannya mencapai 366, serta bulan Juli lalu yang sampai 777 orang.

Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan, banyak faktor pendorong menurunnya angka kematian Covid-19 di Banyumas. Mulai dari gencarnya program vaksinasi, pembatasan kegiatan masyarakat, hingga kontrol secara terus-menerus terhadap penerapan protokol kesehatan.

Bupati Banyumas, Achmad Husien di Purwokerto, Rabu (29/9/2021). Foto: Hermiana E. Effendi

“Alhamdulilah sudah menurun banyak, baik untuk penambahan kasus positif maupun untuk kasus kematian pasien Covid-19. Kondisi ini harus tetap kita pertahankan atau ditingkatkan, sehingga Banyumas bisa segera turun level,” kata Husein, Rabu (29/9/2021).

Penurunan angka kematian Covid-19 ini sangat terasa dalam satu minggu terakhir. Di mana selama empat hari, tidak ada kasus kematian dan selama satu minggu mulai tanggal 22 – 28 September hanya ada 4 kasus kematian. Pada minggu sebelumnya, jumlah kematian masih pada kisaran belasan atau puluhan.

Sementara itu, untuk penambahan kasus positif Covid-19 juga mengalami penurunan. Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, selama bulan September sampai dengan Selasa (28/9/2021), penambahan kasus positif sebanyak 745 orang. Sedangkan bulan Agustus lalu, penambahan kasus positif mencapai 3.624 orang dan bulan Juli paling banyak, sampai pada 13.720 orang.

Jika dihitung, selama satu minggu terakhir penambahan angka positif Covid-19 hanya ada 64 kasus. Sedangkan pada minggu sebelumnya, angka penambahan kasus positif selama satu minggu masih sebanyak 124 orang.

“Walaupun kasus positif sudah menurun dan angka kematian juga sudah jauh berkurang, namun penerapan protokol kesehatan tidak boleh mengendor. Kebiasaan menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan harus terus diterapkan,” pesan Bupati.

Sementara itu, hari ini juga dilaksanakan vaksinasi terhadap 1.000 pelaku pariwisata di kawasan Baturaden. Ketua PMI Kabupaten Banyumas yang juga Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono mengatakan, vaksinasi di Baturaden mencakup mulai dari para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di kawasan Baturaden, tukang parkir serta pelaku wisata.

“Beberapa tempat wisata sudah mulai buka, sehingga sebagai langkah antisipasi para pelaku wisata serta PKL dan masyarakat yang terlibat dan dekat dengan kawasan wisata Baturaden dilakukan vaksinasi,” jelasnya.

Lihat juga...