Sistem Laporan Keuangan Berbasis Online Koperasi Gemah Ripah Perlu Adaptasi

Editor: Koko Triarko

Pengurus unit usaha simpan pinjam Modal Kita tingkat dusun, Verawati, ketua Unit Tabur Puja Kelompok Posdaya Makmur Sejahtera, di dusun Gandekan, desa Trirenggo, Bantul, Yogyakarta. –Foto: Jatmika H Kusmargana

YOGYAKARTA – Rencana penerapan teknologi digital di unit usaha simpan pinjam Modal Kita Koperasi Gemah Ripah, Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Trirenggo, Bantul, mendapat sambutan positif dari sejumlah pengurus di tingkat dusun. 

Sejumlah ketua kelompok Tabur Puja, yang merupakan induk dari sub-sub kelompok nasabah/anggota, menilai adanya penggunaan sistem online tersebut akan mampu membuat proses pembuatan laporan keuangan Modal Kita menjadi lebih mudah, efektif dan efisien.

Salah seorang pengurus unit usaha simpan pinjam Modal Kita tingkat dusun, Verawati, yang merupakan ketua Unit Tabur Puja Kelompok Posdaya Makmur Sejahtera di dusun Gandekan, desa Trirenggo, mengaku mendukung penuh rencana Yayasan Damandiri selaku  induk dari koperasi Gemah Ripah Trirenggo Bantul tersebut.

“Kemarin kita sudah mendapatkan sosialisasi dari pengurus koperasi. Walaupun masih tahap awal. Tentunya itu akan kita dukung. Karena tujuannya sangat bagus. Yakni, agar proses pembuatan laporan keuangan menjadi lebih efektif dan efisien,” katanya, belum lama ini.

Meski begitu, Verawati menilai penerapan sistem pelaporan keuangan yang baru tersebut akan membutuhkan waktu penyesuaian. Apalagi, selama ini warga desa sudah terbiasa menggunakan sistem pencatatan secara manual.

“Selama ini kan kita sudah terbiasa melakukan pencatatan uang masuk dan keluar secara manual. Selain itu tak sedikit dari warga di sini yang kurang familiar dengan teknologi digital seperti aplikasi-aplikasi semacam itu. Jadi, ya pasti harus belajar dan membiasakan diri dulu,” ungkapnya.

Koperasi Gemah Ripah Trirenggo Bantul akan segera memperbaharui sistem laporan keuangan mereka,  khususnya di Unit Usaha simpan pinjam Modal Kita. Sistem laporan keuangan yang semula menggunakan sistem manual akan diperbarui menjadi berbasis aplikasi digital atau online.

Pemanfaatan teknologi baru ini dilakukan sesuai arahan Yayasan Damandiri, yang menginginkan setiap Desa Cerdas Mandiri Lestari di berbagai daerah dapat terhubung dalam satu sistem.

Manajer Unit Modal Kita Koperasi Gemah Ripah Trirenggo, Arifian Dwi Cahyanto, menyebut untuk sementara penerapan sistem laporan keuangan secara online ini akan dilakukan hanya untuk sejumlah pengurus unit usaha Modal Kita, baik di tingkat koperasi desa maupun kelompok unit tabur puja di sejumlah dusun. Namun, ke depan diharapkan penerapan sistem berbasis digital ini akan bisa sampai ke nasabah atau anggota.

“Untuk sementara hanya laporan keuangannya saja yang diubah ke sistem online. Untuk proses pencarian pinjaman tetap secara manual. Namun, ke depan memang arahnya ke situ. Sehingga semua proses bisa dilakukan secara online seperti halnya di bank,” bebernya.

Lihat juga...