Stok Darah Pasien di RSUD Mukomuko, Habis

MUKOMUKO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyatakan hampir setiap hari Unit Tranfusi Darah (UTD) di rumah sakit ini kehabisan stok darah untuk pasien yang membutuhkan.

“Kita bersedih setiap pasien yang butuh darah, Unit Tranfusi Darah rumah sakit ini kosong darah, mau tidak mau keluarga cari darah kemudian transfusi darah kepada pasien,” kata Direktur RSUD Kabupaten Mukomuko, Syafriadi, dalam keterangannya di Mukomuko, Ahad.

UTD rumah sakit setiap hari kehabisan stok darah karena keterbatasan kapasitas alat pendingin (freezer) untuk tempat penyimpanan di daerah.

Tempat penyimpanan darah di UTD rumah sakit di daerah itu hanya mampu menyimpan maksimal sebanyak 40-50 kantong darah dengan cara disusun rapat.

Untuk itu, pihaknya ke depan memikirkan dan berusaha untuk membeli tempat penyimpanan darah dengan kapasitas yang lebih besar.

“Ke depan kalau memang kapasitas tempat penyimpanan darah lebih banyak mencapai seribuan, dua ribu hingga puluhan ribu, kita bisa melakukan kegiatan rutin donor darah ke kecamatan di daerah ini,” ujarnya.

Sementara itu, ia mengatakan mendukung pihak terkait seperti Komando Distrik Militer 0428 Mukomuko menggelar bhakti sosial donor darah untuk memberikan bantuan bagi pasien RSUD setempat.

Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini sangat membantu RSUD setempat dalam memperoleh darah yang dibutuhkan oleh pasien di rumah sakit ini.

Selain itu, ia berharap, Kodim termasuk instansi lain di daerah ini rutin menggelar kegiatan bhakti sosial donor darah untuk pasien rumah sakit ini

“Kami akan siapkan petugas dan kantong darah yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan bhakti sosial donor darah ini,” ujarnya.

Ia menyebutkan, darah O yang paling banyak dibutuhkan oleh pasien di rumah sakit ini karena darah O yang paling di daerah ini. (Ant)

Lihat juga...