Tanggulangi Hama, Dinas Pertanian Mukomuko Siapkan Stok Pestisida

MUKOMUKO  – Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyatakan menyiapkan stok pestisida berupa insektisida dan rodentisida untuk menanggulangi hama dan penyakit yang merusak tanaman padi saat musim tanam kedua padi sawah di sejumlah wilayah daerah ini.

“Kami akan beli pestisida untuk persiapan musim tanam kedua padi sawah tahun ini karena pestisida sangat dibutuhkan untuk mengatasi hama yang menyerang tanaman padi,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Apriansyah, dalam keterangannya di Mukomuko, Minggu.

Dinas Pertanian setempat tahun 2021 mendapatkan anggaran sebesar Rp106 juta yang bersumber dari dana alokasi umum (DAU) untuk membeli pestisida jenis insektisida, pestisida dan rodentisida.

Ia mengatakan, anggaran untuk membeli pestisida jenis insektisida, pestisida dan rodentisida untuk mengatasi hama yang menyerang tanaman padi berkurang dibandingkan sebelumnya.

Namun instansi itu pada 2020 batal membeli pestisida, berupa insektisida dan fungisida, karena anggaran yang digunakan untuk itu tidak bisa digunakan pada 2020.

Ia mengatakan, pihaknya membeli pestisida pada triwulan keempat atau akhir tahun ini untuk persiapan musim tanam kedua padi sawah di daerah ini.

Menurut dia, setiap musim tanam pestisida ini sangat dibutuhkan untuk mengatasi hama yang menyerang tanaman padi dan mencegah penurunan produksi gabah kering panen.

Sementara itu, ia mengatakan, instansinya membeli pestisida berupa insektisida, fungisida dan rodentisida karena pestisida jenis ini yang banyak dibutuhkan oleh petani untuk mengatasi serangan hama dan penyakit yang merusak tanaman padi.

Instansinya kehabisan stok pestisida, berupa insektisida dan fungisida, untuk membantu petani membasmi hama dan penyakit yang menyerang tanaman padi mereka sejak enam bulan terakhir.

Kendati demikian, Petugas Penyuluh Pertanian (PPL) Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang tersebar di 15 kecamatan di daerah ini telah menyampaikan kepada petani di wilayah masing-masing terkait dengan kondisi dinas ini yang kehabisan stok pestisida. (Ant)

Lihat juga...