Tekan Kekerdilan, BKKBN Sosialisasikan Program ‘Bangga Kencana’

TERNATE – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Maluku Utara melakukan sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dengan dukungan pemerintah setempat dalam penurunan angka kekerdilan.

“Kami bangga, sejumlah kepala daerah memberi dukungan dalam mensosialisasikan program Bangga Kencana sekaligus bersama-sama menurunkan angka kekerdilan di daerah ini,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Malut, Dra Renta Rego, saat melakukan kunjungan kerjanya di Jailolo, Sabtu.

Menurut dia, apresiasi dan dukungan Wakil Bupati Halmahera Barat Jufri Muhammad bersama jajarannya merupakan kebanggaan bagi BKKBN dalam mendukung penurunan angka stunting.

Selain itu, BKKBN akan mendorong kerja-kerja PLKB, PKB yang berada di Kecamatan 7 untuk sosialsasikan dimensi tangguh bagi PKL.

Dia menjelaskan, berdasarkan Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 tertanggal 5 Agustus, untuk penurunan stunting diberikan kepercayaan kepada BKKBN hingga Poktan dan kader yang akan mendapatkan pelatihan 7 dimensi.

“BKKBN akan membentuk tim dan khusus di desa melalui Program Bangga Kencana dengan melatih sejumlah bidan dan bersama tim penggerak PKK, sehingga berkolaborasi bersama pemkab setempat guna menurunkan stunting,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Perwakilan BKKBN Malut membawa tim diantaranya Sekretaris BKKBN Malut Ansar Jainahu, S. Sos bersama stafnya, Eko dan Maurent.

Sebelumnya, Perwakilan BKKBN menggandeng Kementerian Agama (Kemenag) dalam rangka mendukung pencegahan stunting di masa pandemi COVID-19.

“Kami terus berupaya mencegah stunting, sehingga kami akan mendeteksi lokus stunting dan bersama-sama tim penyuluh BKKBN tersebar hingga di tingkat kelurahan dan desa,” katanya.

Menurut dia, dalam pencegahan stunting BKKBN akan menjalin kerja sama dengan penyuluh dari Kementerian Agama untuk sosialisasi mengenai pencegahan stunting dan menjaga jarak kelahiran, sehingga anak yang dilahirkan berkualitas dan kesehatan terpenuhi.

Selain itu, kata Renta, dalam kondisi pandemi COVID-19 ini BKKBN Malut telah menyiapkan kontrasepsi secara gratis kepada masyarakat untuk mengatur jarak kelahiran.

Sementara itu, Wakil Bupati Halmahera Barat, Jufri Muhammad memaparkan, daerah itu memiliki 10 kecamatan dan 175 desa, dengan 9 puskesmas yang akan membantu sosialisasi Program Bangga Kencana dan menekan angka kekerdilan. (Ant)

Lihat juga...