Update COVID-19 18 September 2021: Angka Kematian Terus Turun

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Pada tanggal 18 September 2021, Indonesia terus menunjukkan penurunan angka kasus baru dan angka kematian harian. Bahkan hanya tinggal 4 provinsi yang memiliki angka kematian harian di atas 10 jiwa.

Sesuai dengan update dari Badan Nasional Penanggulangan  Bencana (BNPB) pada Sabtu, 18 September 2021, mencatatkan kasus baru 3.385, yang menjadikan keseluruhan kasus adalah 4.181.309. Kasus baru ini menunjukkan penurunan dari hari kemarin, yang mencatatkan 3.835.

Angka kematian harian tercatat 185 yang menjadikan jumlah kematian menjadi 140.323 kasus atau 3,350 persen dari jumlah kasus keseluruhan. Angka ini menurun dari catatan kematian harian kemarin, yaitu 219.

Untuk angka kesembuhan, terjadi penambahan sebanyak 7.076 menjadi 3.983.140 atau 95.096 persen dari keseluruhan kasus.

Dari pergerakan data tersebut, penambahan kasus baru untuk sepuluh besar yakni Jawa Timur 314, Jawa Tengah 298, Jawa Barat 238, Sumatera Utara 232, DKI Jakarta 200, Kalimantan Timur 175, Aceh 159, Bali 155, Sulawesi Tengah 143 dan DI Yogyakarta 134.

Untuk angka kematian harian di atas 10 jiwa dicatatkan secara berurut oleh Jawa Tengah 37, Jawa Timur 19, Aceh 16 dan Sumatera Utara 14. Provinsi lain sudah mencatatkan di bawah 10 jiwa.

Sementara itu, per 18 September 2021, pukul 10.08 GMT, berdasarkan data dari worldometers.info terjadi penambahan kasus menjadi 228.484.406 dengan jumlah kematian sebanyak 4.694.219 dan kasus sembuh 205.066.125.

Di tatanan dunia, Indonesia menempati posisi ke 13, untuk jumlah kumulatif kasus. Kasus baru harian, Indonesia berada di posisi ke 7 dengan 3.385 kasus, setelah Filipina 23.134, Rusia 20.329, Thailand 14.109, Ukraina 6.234, Jepang 5.095 dan Mexico 3.754.

Untuk angka kematian harian, Indonesia menempati posisi keempat dengan angka 185, setelah Rusia 799, Filipina 255, dan Mexico 192.

Sementara dalam kelompok Asia, dari 49 negara, Indonesia masih menempati posisi keempat dalam total kasus dan penyumbang kedua kasus kematian harian terbanyak, yaitu 185, setelah Filipina 255.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof. Wiku Adisasmito, menyebutkan, Indonesia memiliki banyak tantangan dalam melakukan penanganan COVID-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof. Wiku Adisasmito, Jumat (20/8/2021) – Foto: Ranny Supusepa

“Selain populasi yang besar sehingga berkontribusi cukup besar dalam kasus global, juga karena Indonesia memiliki banyak pintu masuk,” kata Wiku.

Lihat juga...