Vanuatu Dinilai Tutup Mata dengan Aksi Kelompok Separatis Kriminal

Tangkapan layar, Sekretaris Ketiga Perwakilan Tetap RI di New York, Sindy Nur Fitri, saat mewakili Indonesia di rangkaian Sidang Umum PBB - foto Ant

JAKARTA – Sekretaris Ketiga Perwakilan Tetap RI di New York, Sindy Nur Fitri, saat mewakili Indonesia di rangkaian Sidang Umum PBB, menyampaikan tanggapan terhadap tuduhan-tuduhan yang dilayangkan oleh Vanuatu, menyangkut isu hak asasi manusia di Papua.

Dalam rekaman Sidang Umum PBB, Sindy mengatakan, Vanuatu terus mengusik kedaulatan negara lain dan terus menggencarkan tuduhan agresif, dengan niatan yang buruk dan dasar politik terhadap Indonesia. “Vanuatu berusaha untuk membuat dunia terkesan dengan apa yang disebut sebagai kekhawatiran terhadap isu HAM. Kenyataannya, HAM versi mereka gagal untuk menyoroti tindakan teror yang tak manusiawi dan keji, yang dilakukan oleh kelompok-kelompok separatis kriminal bersenjata,” papar Sindy.

Dia menyebut, Vanuatu sengaja menutup mata terhadap apa yang telah dilakukan oleh kelompok-kelompok separatis kriminal bersenjata di tanah Papua. Termasuk pembunuhan kepada para pekerja kesehatan, pekerja konstruksi, dan personel keamanan.

Lihat juga...