Warga Lintas Agama di NTT Antusias Ikuti Vaksinasi Merdeka

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Ratusan warga dari berbagai agama, baik Katolik, Kristen Protestan, Islam dan Hindu, sejak pagi menghadiri Pusat Pastoran (Puspas) Keuskupan Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur,  guna mengikuti vaksinasi merdeka.

“Hari ini kami laksanakan vaksinasi merdeka, vaksinasi Covid-19 bagi warga Kota Maumere dari berbagai agama,” ungkap Direktur Puspas Keuskupan Maumere, RD. John Eo Towa, saat ditemui di kantornya, Senin (6/9/2021).

Romo John mengatakan,warga antusias mengikuti program vaksinasi merdeka. Setelah mendapatkan informasi adanya vaksin, saat dibuka pendaftaran Kamis dan Jumat kuota sudah penuh.

Dia menerangkan, Keuskupan Maumere mendapatkan jatah vaksin Covid-19 bagi 2.000 orang. Vaksinasi dilaksanakan di kantor Puspas Keuskupan Maumere dan Paroki Thomas Morus Maumere.

“Masing-masing tempat melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi seribu orang yang dibagi selama dua hari sejak hari ini hingga besok. Setiap hari masing-masing tempat akan lakukan vaksinasi bagi 500 warga,” jelasnya.

Direktur Puspas Keuskupan Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, RD. John Eo Towa, saat ditemui di kantornya, Senin (6/9/2021). -Foto: Ebed de Rosary

Romo John menyebutkan, program vaksinasi merdeka ini diinisiasi staf khusus Presiden dan Kapolri, yang diselenggaralan secara serentak di pesantren dan rumah-rumah ibadah.

Diakuinya, banyak warga yang mendaftar namun mengingat kuotanya terbatas, membuat pihaknya membatasi peserta sesuai jumlah vaksin yang tersedia.

Warga yang belum mendapatkan vaksin, kata dia akan divaksin tahap berikutnya, bila ada program vaksinasi lanjutan.

“Hari Kamis dan Jumat sudah penuh pendaftarannya, dan banyak yang kita tolak karena kuotanya 2.000 saja. Kita menggunakan pendataan di gereja Katedral Maumere dan Gereja St. Thomas Morus Maumere,” ucapnya.

Sementara itu seorang warga Kelurahan Kota Baru, Maumere, Indah Rafika, mengaku senang bisa mengikuti program vaksinasi merdeka, karena vaksinasi dari Puskesmas Beru belum juga terlaksana.

Indah mengatakan, warga sudah didaftar oleh pihak kelurahan bersama Puskesmas Beru untuk memperoleh vaksinasi Covid-19, namun belum ada informasi lanjutan terkait pelaksanaannya.

“Makanya ketika saya ditawari ikut vaksinasi merdeka, saya langsung mengiyakan. Banyak warga yang ingin mengikuti vaksinasi, sehingga saya beruntung bisa mendapatkannya,” ucapnya.

Indah pun mengaku pelayanan vaksinasi pun lebih teratur, karena setiap kelompok dibagi per jam, dan dberitahukan terlebih dahulu jam vaksinnya, sehingga tidak ada penumpukan warga.

Lihat juga...