3.081 Orang di Sikka Perebutkan 315 Formasi Nakes dan Tenaga Teknis

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

MAUMERE – Sebanyak 3.081 orang mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) guna memperebutkan 315 formasi tenaga kesehatan dan tenaga teknis.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sikka, NTT, Lukas Lawe saat ditemui di SMKN1 Maumere, Kelurahan Kota Uneng, Jumat (8/10/2021). Foto : Ebed de Rosary

“Terdapat 3.081 pelamar yang akan memperebutkan jatah sebanyak 315 formasi,” kata Kepala Badan Kepegawain Daerah (BKD) Kabupaten Sikka, NTT, Lukas Lawe saat ditemui di SMKN1 Maumere, Kelurahan Kota Uneng, Jumat (8/10/2021).

Lukas menerangkan, dari 315 formasi tersebut terdiri atas tenaga kesehatan sebanyak 165 formasi, sementara sisanya tenaga teknis.

Ia menyebutkan, selain CPNS juga ada seleksi untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 326 formasi meliputi tenaga kesehatan 51, guru 273 dan dua lainnya merupakan formasi tenaga teknis.

Lanjutnya, untuk seleksi CPNS berlangsung sejak tanggal 8 Oktober sampai dengan tanggal 16 Oktober 2021 dimana setiap hari terbagi atas empat sesi.

“Setiap sesi terdiri dari 100 orang peserta. Setelah selesai seleksi CPNS kita langsung laksanakan seleksi PPPK untuk formasi non guru yang akan berlangsung hingga tanggal 17 Oktober nanti,” ujarnya,

Lukas menjelaskan, pelaksanaan tes CPNS diawasi oleh staf Kantor BKN Regional X Denpasar berjumlah enam orang dan setiap peserta tes CPNC wajib mengantongi surat rapid antigen.

Salah seorang peserta tes CPNS Osrina Wea mengakui mengikuti tes CPNS dan telah mempersiapkan diri dengan baik dan berharap bisa lolos seleksi mengingat persaingan sangat ketat.

Osrina menyebutkan, tes CPNS berlangsung sangat baik dan bebas dari unsur KKN karena semua persyaratan diupload ke sistem dan seleksi dilakukan secara transparan.

“Peserta yang lulus pun langsung bisa diketahui berdasarkan rangking setelah ujian dilaksanakan,” ungkapnya.

Disaksikan Cendana News, seorang peserta perempuan yang mengikuti seleksi CPNS sesi ketiga terlambat tiba dan langsung masuk ke ruangan tanpa mendaftar dan mengambil paspor terlebih dahulu.

Peserta tersebut pun akhirnya dinyatakan tidak bisa mengikuti seleksi dan akhirnya kembali ke rumah.Untuk Sesi pertama terdapat tiga orang yang tidak hadir, sesi kedua terdapat dua orang dan sesi ketiga terdapat lima orang tidak datang.

Lihat juga...