Atlet Bekasi Sumbang Empat Medali Emas di PON Papua

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi pemuncak klasemen sementara perolehan medali Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 usai menyalip perolehan medali DKI Jakarta dan Papua dengan total hari ini mengumpulkan 62 medali emas.

Dari jumlah medali perolehan Atlet Jabar dalam PON XX Papua 2021 tersebut empat medali emas disumbangkan atlet dari Kota Bekasi melalui cabang olahraga (Cabor) Muay Thai dua medali emas, dayung 1 medali emas dan taekwondo 1 emas. Sementara Cabor lainnya seperti biliar, Yudho dan lainnya menyumbang perak.

“Alhamdulillah sampai hari ini Jabar masih juara klasemen perolehan medali emas. Ini adalah perjuangan berat tentunya, dan menjadi semangat olahraga Jabar kedepannya. Kita tetap optimis Jabar akan muncul juara umum di PON XX Papua 2021,” ungkap Ketua KONI Kota Bekasi, Abdul Rosyad Irwan S, kepada Cendana News, Jumat (8/10/2021).

Yan Rasyad, Ketua KONI Kota Bekasi dikonfirmasi Cendana News terkiat perolehan medali emas yang disumbangkan atlet Kota Bekasi untuk Jabar di PON XX Papua 2021, Jumat (8/10/2021). -Foto: M. Amin

Dikatakan, medali pertama Kota Bekasi disumbangkan beregu putra dan putri cabang olahraga cricket . Tim ini masing-masing meraih perunggu dimana emas putra dan putrinya dibagi Papua dan Bali. Namun kemudian dari Cabor Muaythai atlet Kota Bekasi menyumbangkan dua emas sekaligus.

Menurutnya melihat kondisi semangat atlet saat ini, Bang Yan, optimis atlet yang dikirim Kota Bekasi, masih berpeluang menyumbang medali emas terutama dati cabang biliar, angkat besi dan dayung, panjat tebing dan lainnya seperti tinju diyakini mampu menyumbang medali emas untuk Kota Bekasi.

Cabor-cabor tersebut menurutnya merupakan cabor andalan sesuai proyeksi yang dilakukan KONI sejauh ini. Sementara cabor lain tetap memiliki kans serupa meski memiliki tantangan lebih besar

“Ada 47 atlet dari berbagai cabor dari Kota Bekasi perwakilan Jabar yang ikut serta di PON XX Papua 2021. Mereka merupakan atlet pilihan yang telah melalui seleksi,” ungkap Yan, menyebut hingga hari Jabar masih bertengger di nomor urut 1 klasemen sementara dengan mengumpulkan 62 emas.

Kemudian disusul oleh Jawa Timur,  55 medali emas. Sementara DKI Jakarta kembali turun ke urutan 3 dengan perolehan medali 54 emas dan Papua 52. Sedang di urutan kelima dengan 17 medali emas dipegang oleh daerah Jawa Tengah.

Sebelumnya, Ketua Umum KONI Jabar Ahmad Saefudin optimistis kontingen PON Jabar dapat pulang sebagai juara umum. KONI Jabar sendiri sudah memetakan dan melihat dari depan cabang olahraga yang berpotensi mendulang banyak emas. Salah satunya adalah dayung dan bela diri.

“Target minimal juara umum itu 20 persen dari medali yang dipertandingkan. Kalau 20 persen itu, 137 emas. Tapi, paling aman itu di angka 21 persen atau 147 emas. Kalau lihat dinamika, perolehan tersebut yang cukup aman,” kata Ahmad dalam Podcast Juara (Jabarprov Bersuara).

“Cabor yang diunggulkan, pertama itu jelas bela diri. Bela diri itu ada 11 cabor. Insyaallah sangat terukur. Mudah-mudahan kita bisa merebut 70 persen dari semua medali yang dipertandingkan,” imbuhnya.

Selain 11 cabor bela diri, kata Ahmad, kontingen PON Jabar berpotensi mendapat banyak emas di cabor dayung, menembak, dan panahan. Meski target dan peta potensi emas sudah dibuat dengan maksimal, ia meminta kontingen PON Jabar dapat mengatasi tekanan dan dinamika selama gelaran PON XX Papua 2021.

Kontingen Provinsi Jabar sendiri akan mengikuti 37 cabang olahraga dengan jumlah kontingen 1.239 orang, terdiri dari 770 orang atlet dan 394 orang manajer dan ofisial.

Lihat juga...