50 Persen Warga Sikka Sudah Vaksin Dosis Pertama

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

MAUMERE — Dari total sasaran vaksinasi sebanyak 228.606 warga Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) baru sebanyak 50,6 persen warga yang sudah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 dosis pertama.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, NTT, dr. Clara Yosefine Francis, MPH saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan di Kota Maumere, Jumat (29/10/2021). Foto : Ebed de Rosary

“Hingga tadi malam baru 50,6 persen yang sudah mendapatkan suntikan vaksin dosis pertama,” sebut Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, NTT, dr. Clara Yosefine Francis, MPH, saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan di Kota Maumere, Jumat (29/10/2021).

Clara menyebutkan, untuk vaksin dosis kedua persentasenya baru 22 persen sementara dosis ketiga untuk tenaga kesehatan baru 66,1 persen.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka ini menambahkan, tenaga kesehatan yang sudah divaksin dosis pertama 123,3 persen sementara dosis kedua sebanyak 121,9 persen.

“Ada tenaga kesehatan yang masih sakit dan saat vaksinasi dosis ketiga ada yang masih positif Covid-19. Kita terus gencar melakukan vaksinasi di Puskesmas maupun melalui lembaga-lembaga,” ungkapnya.

Clara mengakui ada peningkatan persentase dalam kurun waktu seminggu terakhir dari 39,6 persen minggu lalu menjadi 50,6 persen minggu ini sehingga ada peningkatan sebesar 11 persen.

Menurutnya, Pemda Sikka terus meminta penambahan vaksin kepada pemerintah pusat agar target vaksinasi sebesar 70 persen di akhir tahun bisa tercapai.

“Kemarin ada penambahan sebanyak 22.500 dosis vaksin Sinovac dan 10 ribu dosis vaksin phizer. Kami juga memiliki vaksin Moderna dan Astra Zeneca,” ujarnya.

Clara memaparkan, hingga kemarin Kamis (2810) terdapat 2 warga Kabupaten Sikka yang positif Covid-19 dimana satu orang berasal dari Kecamatan Alok Barat dan satunya dari Kecamatan Koting.

Ia katakan, di RS TC Hillers sedang dirawat dua pasien positif Covid-19 asal Kecamatan Alok Barat dan seorang lainnya berasal dari Lato Kabupaten Flores Timur.

“Satu warga positif Covid-19 di Kecamatan Koting sedang menjalani isolasi mandiri di rumah dan dirinya sebelumnya sudah divaksin sehingga saat dicek kontak erat semuanya negatif,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus meminta kepada para camat dan kepala Puskesmas untuk memperhatikan penerapan protokol kesehatan.

Petrus dalam kegiatan stunting di Sikka Convention Center (SCC) meminta agar semua jangan merasa senang dengan adanya penurunan drastis kasus Covid-19 di Kabupaten Sikka yang hanya 2 orang.

“Kita harus waspada dan terus ingatkan masyarakat patuhi protokol kesehatan apalagi saat ini acara pesta mulai ramai digelar. Masyarakat juga harus diberikan penyadaran agar mengikuti vaksinasi Covid-19 agar bisa meningkatkan imun tubuh,” pesannya.

Lihat juga...