Bayi Rewel Saat Tumbuh Gigi tak Perlu Dikhawatirkan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANDUNG – Saat bayi berusia 7 sampai 8 bulan, biasanya ia mulai mengalami tumbuh gigi. Dan dalam tahap tersebut, bayi kerap kali tampak lebih rewel, mudah menangis, bahkan tidak sedikit pula di antara mereka yang demam dan batuk pilek (bapil).

Menurut bidan Bubu Rubba’ah, yang membuka praktik di desa Gunung Leutik, Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, reaksi bayi seperti itu saat mengalami tumbuh gigi merupakan hal biasa. Pasalnya, ia merasa ada ketidaknyamanan di bagian mulutnya.

“Memang kebanyakan bayi akan lebih rewel, gampang menangis, tidurnya tidak nyaman, sebentar-sebentar bangun. Tapi ini hal biasa, untuk ibu yang baru memiliki anak biasanya agak khawatir, tapi sebetulnya tidak apa-apa,” kata Bidan Bubu, Jumat (15/10/2021) di ruang praktiknya.

Selain rewel, saat tumbuh gigi, bayi biasanya akan mengeluarkan air liur (ngeces) yang lebih banyak dan lebih intens. Bidan Bubu mengingatkan, untuk orang tua agar bisa lebih rajin membersihkan air liur tersebut.

“Karena kalau tidak segera dibersihkan dia bisa menyebabkan iritasi di sekitar mulut. Terus karena sering mengeluarkan air liur bayi itu mudah terkena infeksi, yang menyebabkan dia demam, diare atau batuk pilek,” tandas Bubu.

Untuk mengatasi hal ini, Bidan Bubu juga menyarankan agar orang tua menyiapkan teether atau gigitan bayi yanh terbuat dari karet untuk merangkas pertumbuhan gigi bayi sehingga lebih cepat.

“Bisa juga dikasih sayuran atau buah yang teksturnya agak lumayan keras, seperti wortel dan apel. Tapi yang tidak kalah penting, kita harus memastikan semua yang masuk ke mulut mereka itu bersih, agar tidak ada virus yang justru membuat mereka sakit,” papar Bidan Bubu.

Di tempat yang sama, Nenden Pupu salah seorang Ibu yang saat ini bayinya mulai mengalami tumbuh gigi mengaku, sempat khawatir lantaran anaknya demam. Setelah mendengar penjelasan Bidan ia pun merasa jauh lebih tenang.

“Saya sempat tanya-tanya ke keluarga yang pengalaman, katanya memang wajar bayi demam kalau mau tumbuh gigi. Saya biarkan, tapi kok sudah beberapa hari tidak sembuh. Setelah dengar penjelasan dari Bidan baru saya sadar, ternyata bukan karena tumbuh gigi, tapi karena barang-barang yang masuk ke mulutnya ada yang tidak steril,” ucap Nenden.

Ia menyebut, seminggu terakhir, bayinya semakin sering mengeluarkan air liur. Dan berdasarkan arahan Bidan, Nenden dianjurkan untuk lebih banyak memberikan asupan cairan kepada sang buah hati.

“Jadi harus lebih sering dikasih minum, entah itu ASI, susu, atau pun air putih, karena kan dia banyak ngeluarin cairan, makanya kalau tidak banyak dikasih air bisa jadi dehidrasi. Saya semakin banyak belajar setelah mendapat penjelasan yang lengkap dari Bidan,” pungkas Nenden.

Lihat juga...