BPS : Cabai Rawit Miliki Andil Besar dalam Deflasi Kota Manado

MANADO — Komoditas cabai rawit memicu Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) alami deflasi 0,31 persen pada bulan September 2021.

“Periode September 2021 Kota Manado mengalami deflasi sebesar 0,31 persen karena  penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,37 pada Agustus 2021 menjadi 107,04 pada September 2021,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Asim Saputra, di Manado, Jumat.

Komoditas yang memberikan sumbangan/andil terbesar terhadap deflasi Kota Manado adalah cabai rawit sebesar 0,3163 persen.

Kemudian, ikan cakalang/sisik sebesar 0,1398 persen, ikan oci sebesar 0,1200 persen, bawang merah sebesar 0,0667 persen, angkutan udara sebesar 0,0268 persen, cakalang diawetkan sebesar 0,0215 persen.

Bawang putih sebesar 0,0203 persen, daging babi sebesar 0,0086 persen, jeruk nipis/limau sebesar 0,0073 persen, dan ikan tindarung sebesar 0,0073 persen.

Dari sebelas kelompok pengeluaran di Kota Manado, tiga kelompok pengeluaran mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,97 persen.

Kelompok transportasi sebesar 0,22 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,07 persen.

Satu kelompok yang mengalami peningkatan indeks yaitu kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,09 persen.

Kelompok yang tidak mengalami perubahan yaitu kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga, kelompok rekreasi, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan.

Kelompok rekreasi, olah raga dan budaya, kelompok pendidikan dan kelompok penyediaan makanan/minuman dan restoran.

Kota Manado, pada September 2021 mengalami inflasi secara tahun kalender sebesar 1,21 persen dan inflasi “year on year” sebesar 2,06 persen. [Ant]

Lihat juga...