BRIN : Ragam Perbedaan Jadi Sumber Riset dan Inovasi Menuju Indonesia Maju

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

JAKARTA — Beragam perbedaan yang ada, akan menjadi pendukung kemajuan Indonesia dalam segala bidang. Hal tersebut dapat terwujud jika perbedaan dimaknai bukan sebagai pemecah bangsa, tapi menjadi sumber keragaman ide dan sumber berbagai kajian ilmiah.

Plt. Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Mego Pinandito, MEng menyatakan, dalam perayaan Sumpah Pemuda tahun ini, akan menjadi suatu peringatan pada seluruh generasi muda saat ini, bahwa para generasi muda zaman itu sudah bersumpah untuk menjadikan Indonesia ini satu. Terlepas dari perbedaan suku maupun agama.

“Semangat Sumpah Pemuda yang sudah berusia 93 tahun ini seharusnya terus dan tetap menyala dan akan menjadi semangat bersatu dan bersama-sama untuk berkontribusi pada pembangunan negara ini menuju Indonesia Maju, melalui penelitian kajian ilmiah dan melalui karya inovasi,” kata Mego dalam penutupan Kompetisi Ilmiah BRIN 2021, Kamis (28/10/2021).

Ia menyatakan, LKIR yang sudah berlangsung selama 53 tahun ini, harusnya menjadi suatu wadah dimana muncul kesadaran bahwa tiap hasil penelitian dapat dimanfaatkan dan menjadi terobosan bagi masyarakat.

“Memang ada perubahan mekanisme pelaksanaan karena pandemi ini. Tapi harusnya, kondisi ini akan menjadi suatu titik awal perubahan diri dan bertransformasi agar lepas dari kondisi ini untuk tetap maju dan berkembang di masa depan,” ucapnya.

Ia juga mengharapkan agar kegiatan riset ilmiah dan pendidikan menjadi akselerator percepatan pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.

“Dengan kondisi daring ini, ada hal baru yang dapat menjadi suatu tren baru dalam berkomunikasi, belajar dan berinovasi. Semuanya saat ini bisa dilakukan dengan cepat, tanpa harus hadir di tempat tertentu, hanya perlu secara virtual tapi semuanya bisa diwujudkan,” tandasnya.

Lihat juga...