Budidaya Rumput Hijauan, Cara Peternak Siapkan Pakan Cadangan

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Kendala sejumlah peternak di perkotaan dalam mendapatkan pakan disiasati dengan budidaya. Subakir, peternak sapi di Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung menyebut rumput hijauan kerap sulit dicari kala kemarau.

Sejumlah peternak sebutnya terkendala lahan yang digarap untuk budidaya sayuran kala masa tanam ketiga tersebut. Menanam jenis rumput gajahan, odot, kolonjono dan rumput kawatan dilakukan Subakir pada lahan sawah.

Meski lahan sawah sementara tidak digarap untuk menanam padi imbas kemarau, ia memastikan ternak sapi sebanyak lima ekor miliknya mendapat pasokan pakan. Solusi agar sumber asupan pakan tetap terjamin, ia menyebut memagar petak sawah dengan waring.

Pemasangan waring sebut Subakir bertujuan agar lahan tidak digunakan untuk penggembalaan kambing. Setiap sepekan sekali ia bisa melakukan proses penanaman pakan hijauan dengan sabit. Agar lebih subur ia tetap memberikan pupuk urea, pupuk kandang pada lahan sawah untuk rumput hijauan. Pada tepi pematang sawah, ia menanam rumput gajahan, kolonjono.

“Rumput kolonjono, gajahan dan rumput hijauan lain saya gunakan sebagai asupan pakan utama sementara pakan lain bisa berupa jenjet jagung, batang atau tebon jagung serta tambahan berupa dedak padi, tetes tebu serta ampas tahu yang memberi nutrisi pada ternak sapi,” terang Subakir saat ditemui Cendana News, Senin (11/10/2021).

Jenis rumput gajahan ditanam Subakir sebagai cadangan pakan ternak sapi di Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung, Senin (11/10/2021). -Foto Henk Widi

Subakir bilang ia memilih membudidayakan rumput pakan sebagai cadangan. Sebab memperhitungkan faktor cuaca, sejak dua bulan terakhir cuaca cenderung panas. Ternak sapi membutuhkan asupan pakan rumput hijauan lebih banyak. Sebab jenis rumput gajahan, kolonjono, odot mengandung kadar air yang tinggi. Jenis pakan hijauan tersebut juga memberi asupan nutrisi yang baik pada ternak sapi.

Pasokan pakan hijauan lain sebut Subakir berasal dari rumput disela tanaman sayuran. Menanam sayuran jenis sawi, selada, kangkung dan bayam  lahan kerap ditumbuhi dengan rumput kawatan, bayam liar. Berbagai jenis tanaman rumput tersebut sengaja tidak dimusnahkan dengan herbisida. Setelah dicabut, rumput bisa dikeringkan untuk campuran pakan melalui proses pencacahan.

“Rumput berbagai jenis saya cacah ukuran kecil selanjutnya dicampur dengan molase atau tetest tebu, hijauan rumput gajahan, kolonjono,” bebernya.

Rumput gajahan, kolonjono sebut Subakir bisa kembali bertunas setelah tiga bulan. Ketika rumput memasuki tahap bertunas sehingga belum bisa dipanen ia memanen rumput liar. Asupan pakan dalam sehari memakai rumput hijauan pada hewan memamah biak miliknya mencapai lima karung. Sisanya ia memanfaatkan pakan tambahan berupa dedak, ampas tahu.

Peternak lainnya, Susanto, menyebut lahan pertanian di wilayah Way Kandis sebagian beralih fungsi. Sejumlah lahan sawah sebutnya telah berubah menjadi permukiman dengan sistem penjualan kavling. Imbasnya sejumlah lahan sawah semakin berkurang berdampak pada petani yang memiliki ternak. Memanfaatkan lahan tidak tergarap ia masih bisa mencari rumput hijauan.

“Saya tetap menanam pakan cadangan berupa rumput gajahan, kolonjono namun tetap harus ada tambahan pakan lain,” ulasnya.

Susanto bilang ternak sapi, kambing sebagai ternak ruminasia butuh rumput dengan tektur padat. Jenis rumput tersebut berupa kawatan, sindat gangsir, singgang atau tunas padi usai dipanen serta jerami. Meski demikian pakan dari rumput gajahan, kolonjono tetap diperlukan untuk menambah asupan kadar air. Kadar air bagi ternak dibutuhan kala musim kemarau melanda menjaga kesehatan ternak.

Beternak untuk penggemukan sapi, kambing dilakukan oleh Suwigno. Warga Way Kandis yang memiliki lahan sawah. Ia memilih tetap menanam rumput gajahan, odot sebagai sumber pakan cadangan. Berkurangnya lahan penggembalaan diakuinya tetap bisa diantisipasi. Sistem kandang dalam beternak sapi akan menyediakan asupan pakan untuk nutrisi pada ternak.

Lihat juga...