Ceker Ayam Bungkus Bakso, Inovasi Penjual Bakso di Purwokerto Menarik Pembeli

Editor: Maha Deva

Bakso ceker, berbentuk seperti paha ayam, namun isinya adalah ceker yang dibungkus dengan dengan bakso, di Purwokerto, Sabtu (2/10/2021). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

PURWOKERTO – Bakso, selalu identik dengan daging cincang berbentuk bulat yang memiliki berbagai ukuran. Namun demikian, di Kota Purwokerto, ada bakso berbentuk paha ayam. Namun jangan salah, meskipun bentuknya sangat mirip dengan paha ayam, tetapi hidangan tersebut merupakan bakso, yang menggumpal membungkus ceker ayam. 

“Ini inovasi saja, supaya lebih bervariasi dalam menikmati bakso. Jadi ceker ayam utuh kita bungkus bagian jari-jari ayam dengan bakso, sehingga bentuknya menyerupai paha ayam,” kata penjual bakso ceker, Pandi, Sabtu (2/10/2021).

Inovasi bakso ceker karya Pandi tersebut, ternyata sangat diminati pembeli. Banyak yang penasaran, setelah melihat paha ayam diantara bola-bola bakso, dan akhirnya memesan. “Kalau cara membuatnya seperti bakso biasa, daging kita giling kemudian diberi bumbu dan campuran tepung. Lalu ceker ayam kita bungkus dengan adonan daging tersebut, kemudian dimasukan dalam panci berisi air mendidih. Jadi sama dengan membuat bakso bulat,” jelasnya.

Untuk satu porsi bakso ceker, Pandi mematok harga Rp10.000. Bakso kaki lima, yang mangkal di dekat kampus Jalan A Yani Purwokerto tersebut memang memanjakan pembeli. Hanya dengan Rp10.000, pembeli sudah bisa menikmati bakso ceker berukuran para ayam, satu bakso daging atau telur berukuran besar, dan beberapa bakso kecil biasa.

Penjual bakso yang berinovasi membuat bakso cekar, Pandi di Purwokerto, Sabtu (2/10/2021). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Untuk bakso bulatnya, Pandi menyediakan beberapa varian. Mulai dari bakso isi telur, bakso isi daging dan bakso urat. Bakso yang dikenal dengan bakso pentol tersebut, tidak dilengkapi dengan mi. Namun, untuk pembeli yang merasa kurang kenyang, bisa melengkapi hidangan bakso pentol dengan ketupat, yang sudah disediakan.

Sementara itu, untuk menghasilkan kuah bakso pentol yang segar, cukup mudah dan simpel. Hanya rebusan air, diberi bumbu bawang putih, kemiri, merica serta garam yang dihaluskan. Dan untuk memberikan aroma serta rasa gurih nan lezat, saat merebus air disertakan juga tulang daging sapi. Dan untuk menghasilkan kuah yang bening, digunakan air rebusan daging yang kedua.

Pembeli bakso ceker, Andi menuturkan, bukan hanya inovasi bakso ceker yang menarik. Namun hidangan bakso dari warung Pandi, juga memiliki kuah yang segar. Hal itu menjadi ciri khas bakso pentol, sehingga banyak diburu pembeli. “Kuahnya segar dan bening serta gurih, ditambah dengan bakso ceker yang juga rasanya khas, sebab perpaduan daging sapi dan ceker ayam menjadikan rasa yang beda dengan bakso pada umumnya. Terlebih makannya dilengkapi dengan sambal pedas serta ketupat,” tandas Andi.

Lihat juga...