Dinsos Sikka Kunjungi Panti Dymphna Cek Kondisi ODGJ

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Staf Dinas Sosial Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, menyambangi Panti Dymphna di Kelurahan Beru, untuk mengecek kondisi seorang perempuan penyandang gangguan jiwa (ODGJ), yang dititipkan di panti ini sejak Senin (4/10/2021).

Kedatangan staf Dinas Sosial (Dinsos) tersebut dilakukan setelah ODGJ dievakuasi oleh staf Balai Rehabilitasi Efata Kupang, Kementrian Sosial RI, dari rumahnya di tengah hutan, di mana dirinya tinggal bersama ibunya.

“Setelah ada pemberitaan media mengenai adanya ODGJ yang tinggal di dalam hutan dengan ibunya, bersama Balai Efata Kupang Kementrian Sosial kami membawa ODGJ ini ke Panti Dymphna Maumere,” sebut staf Dinsos Dwi Angelina Ester Santoso.

Saat ditemui Cendana News di Panti Dymphna,  Selasa (26/10/2021), Ester menjelaskan ODGJ ini dibawa ke panti ini karena panti ini merupakan satu-satunya yang ada di Kabupaten Sikka.

Panti Dymphna di Kelurahan Kota Baru, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT,  Selasa (26/10/2021). -Foto: Ebed de Rosary

Ia mengaku bersyukur di Kabupaten Sikka ada panti yang merawat ODGJ perempuan yang dikelola pihak swasta, yang pemerintah pun belum bisa memiliki panti untuk menampung ODGJ.

“Di sini baru satu ODGJ titipan dari Balai Efata Kupang Kementerian Sosial, sementara dari Dinas Sosial sekitar 9 orang dan sudah ada juga yang sembuh dan bisa kembali ke rumahnya,” ujarnya.

Ester mengaku bersyukur setelah menjalani perawatan, ODGJ bernama Theresia Lodan ini mengalami perkembangan yang cukup bagus, termasuk kondisi tubuhnya pun lebih sehat.

Pendiri Yayasan Proficio Mof,  menambahkan ODGJ yang dititipkan di panti rehabilitasi ini akan menjalani perawatan hingga benar-benar sembuh, sehingga bisa dikembalikan ke rumahnya.

“Para ODGJ yang kami titipkan untuk dirawat, bila sudah sembuh kita akan mengembalikan mereka ke keluarganya. Ada beberapa ODGJ yang kami titipkan di tempat ini pun bisa sembuh,” ucapnya.

Sementara itu Koordinator Umum Panti Dymphna Maumere, Dionisius Ngeta, menyebutkan secara fisik pasein ODGJ bernama Theresia Lodan mengalami perkembangan yang baik. Pasien tersebut jauh lebih sehat dan secara psikologis, mental kejiwaannya ada perkembangan lebih baik dibandingkan sejak awal dirinya dibawa ke panti rehabilitasi ini.

“Setiap pasien yang dibawa oleh Dinas Sosial maupun lembaga lainnya atau perorangan, akan menjalani perawatan di tempat kami hingga benar-benar sembuh, baru bisa dikembalikan ke rumahnya,” ungkapnya.

Lihat juga...