Disdukcapil Bekasi Kenalkan Terobosan Kebijakan Aplikasi e-Open

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil) Kota Bekasi, Jawa Barat, Taufiq R Hidayat, mengenalkan aplikasi e-Open yang telah diterapkan di wilayah setempat saat menerima kunjungan kerja (kunker) Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (1/10/2021).

“Melalui aplikasi e-Open, peningkatan pelayanan saat pandemi seperti pelayanan KTP langsung diantar ke depan rumah warga tidak perlu ke Kantor Disdukcapil,” ungkap Taufik di hadapan Wakil Bupati Bangka Tengah dan rombongan di Press Room Humas Pemkot Bekasi.

Kepala Dinas Kependudukan Kota Bekasi, Taufik R Hidayat, menjelaskan terkait pelayanan yang dilakukan selama Pandemi Covid-19, Jumat (1/10/2021). Foto: Muhammad Amin

Dikatakan, inovasi lainnya yaitu Motekar bersahaja yaitu Mohon Cetak Kartu e-KTP  satu hari saja merupakan andalan dari Disdukcapil Kota Bekasi.

Menurutnya, tantangan Disdukcapil adalah berita hoaks di mana masyarakat cukup aktif di media sosial tidak mengetahui berita yang benar. Belum lagi warga yang bingung mengurus KTP atau KK karena takut dikenai pungli.

Padahal tegas Taufik, Disdukcapil sendiri memiliki aplikasi dan gratis tidak perlu datang ke kelurahan maupun kecamatan untuk mengurus semua administrasi kependudukan.

“Salah satu hambatan yang ada adalah netizen yang bertanya kepada sesama netizen sehingga membuat kebingungan. Padahal harusnya langsung saja kepada sumber terkait, yaitu kami dari Disdukcapil,” paparnya kemudian mengenalkan sejarah Kota Bekasi secara singkat.

Diketahui, Wakil Bupati Bangka Tengah mengunjungi Pemerintah Kota Bekasi dalam rangka Kunjungan Kerja terkait studi tiru sistem informasi pelayanan publik. Pemkab Bangka Tengah ingin meningkatkan pelayanan terbaik bagi warga di wilayahnya.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bangka Tengah, Herry Erfian bersama rombongan. Ia mengakui bahwa banyak penghargaan yang sudah diperoleh Kabupaten Bangka Tengah.

“Kabupaten Bangka Tengah sebenarnya sudah mendapatkan penghargaan sangat baik dari Kementerian Menpan RB pada tingkat level 4. Hal tersebut tentunya merupakan kerja keras yang diperoleh rekan-rekan di Disdukcapil,” paparnya.

Namun demikian, dia mengakui, melalui kunjungan dan diskusi terkait pelayanan di Kota Bekasi untuk memperbaiki sistem pelayanan publik. Melalui sharing tersebut diharapkan kebijakan yang ada bisa diterapkan di wilayah Bangka Tengah.

Lihat juga...