Dua Atlet Layar Papua Dipastikan Sumbang Medali Emas Tuan Rumah

Atlet layar Papua, Aldo Rizki Sulkarnaen, yang dijagokan di nomor laser 4.7 putra - foto Ant

JAYAPURA – Dua atlet layar Papua di PON XX, M. Fasya Aldiansyah (13) dan Aldo Rizki Sulkarnaen (16), dipastikan menyumbang medali emas, menyusul perolehan nilai di hari kedua perlombaan layar, Senin (4/10/2021).

Di hari pertama lomba, yang terdiri dari tiga race, M. Fasya Aldiansyah yang turun di nomor Optimist Putra, memimpin dengan skor 4.0. Sementara di hari kedua, yang terdiri dari enam race, Aldi atau Fasya, masih tetap memimpin dengan nilai 8.0.

Sedangkan rekannya, Aldo Rizki Sulkarnaen, yang turun di kelas Laser 4.7, di hari pertama mendapat nilai 4.0. Sementara di hari kedua, masih memimpin juga dengan nilai 7.0. “Mohon dukungan doa semuanya, karena Selasa (5/10/2021) masih tersisa empat race,” kata Aldi, yang berharap angin bagus agar dapat menyelesaikan dengan baik.

Sementara itu Aldo menyebut, di kelasnya telah menyelesaikan tujuh race dari 12 race yang dilombakan. Artinya, di hari pertama telah melalui tiga race. Dan Senin (4/10/2021), menggelar tujuh race. Sehingga di hari ke tiga pada Selasa (5/10/2021) masih tersisa tiga race.

Menyinggung tentang kemungkinan perolehan medali dari nomor yang diikuti, baik Aldo maupun Aldi mengaku optimis dapat menyumbangkan emas dari layar bagi Papua. Ketua Pengprov Porlasi Papua, Mulyani mengatakan, perlombaan di hari pertama dan di hari kedua, telah memberikan gambaran yang kuat kepada Pengprov Porlasi Papua, bahwa layar dapat menyumbangkan yang terbaik bagi Papua di perhelatan PON XX.

“Semua kontingen datang dengan target, kami selaku tuan rumah juga punya target, dan hari ini sudah memberi gambaran, jadi kami mohon dukungan doa dari semua.” kata Mulyani, yang juga duduk sebagai Ketua Pelaksana Lomba Layar di PON XX Papua 2021.

Optimisme kontingen Papua untuk mendulang medali di cabang layar cukup beralasan. Utamanya di kelas optimist dan laser 4.7 Putra, membawa pulang medali dari PON XX sangat terbuka, mengingat pengalaman para atlit seperti M. Fasya Aldiansyah alias Aldi dan Aldo Rizki Sulkarnaen alias Aldo yang cukup mumpuni.

Aldi dan Aldo pernah turun di lomba layar Nongsa Regata 2019 di Batam Indonesia, yang diikuti 24 negara di dunia. Masing-masing mampu menyumbang medali perak, pada saat itu. Cabang layar diikuti 18 propinsi, dengan total atlet mencapai 108 orang yang terdiri dari putra 60 orang dan putri 48 serta 72 official. Lomba layar sendiri memperebutkan 17 medali emas dari 15 nomor yang dipertandingkan baik nomor untuk kelas putra dan putri maupun kelas terbuka. (Ant)

Lihat juga...