Dua Siswa Spater Maumere Melaju ke Kompetisi Sains Nasional

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

MAUMERE — Dari tiga siswa kelas 9 SMPK Frater (Spater) Maumere yang mewakili Kabupaten Sikka dalam ajang lomba Kompetisi Sains Nasional Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dua di antaranya berhasil lolos ke tingkat nasional mewakili NTT.

“Dari tiga siswa kami yang mewakili Kabupaten Sikka di tingkat provinsi NTT, dua siswa lolos mewakili NTT di lomba Kompetisi Sains Tingkat Nasional,” kata Kepala Sekolah SMPK Frater Maumere (Spater), Fr. Herman Yoseph, BHK, S.Pd saat ditemui di sekolahnya di Kelurahan Kota Uneng,Maumere,Kabupaten Sikka,NTT, Kamis (21/10/2021).

Frater Herman menjelaskan, awalnya ada tiga siswanya yakni Jocelyn Jeanny Jepira untuk Bidang IPA Terpadu dan Aaron Evander Kurniawan dan S. Amelia Mekeng untuk IPS Terpadu.

Dikatakan, ketiganya lolos dan mewakili Kabupaten Sikka untuk lomba di tingkat provinsi namun hanya Aaron dan Amelia saja yang lolos ke tingkat nasional, mewakili Provinsi NTT untuk bidang lomba IPS Terpadu.

“Saya menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini dan kami dari sekolah akan memberikan penghargaan kepada kedua siswa ini termasuk kepada guru pendampingnya,” ujarnya.

Frater Herman mengakui pihak sekolah berkomitmen mendukung perjuangan siswanya dalam lomba di tingkat nasional nantinya, dengan menyiapkan fasilitas untuk memudahkan akses materi.

Sementara itu Aaron Evander Kurniawan siswa yang lolos lomba di tingkat nasional mengaku senang bisa mengharumkan nama sekolahnya di tingkat provinsi dan siap mewakili NTT di Kompetisi Sains Tingkat Nasional nantinya.

Aaron memaparkan, dalam kompetisi di tingkat provinsi, peserta lomba diwajibkan mengerjakan sebanyak delapan soal terkait uraian dan anlisis seputar IPS Terpadu.

“Saya dan Amelia berhasil mengerjakan soal dengan baik dan kami berhasil lolos mewakili NTT di kompetisi tingkat nasional. Kami akan menyiapkan materi dengan baik agar bisa bersaing di kompetisi tingkat nasional nanti,” tegasnya.

Ia menjelaskan, di tingkat kabupaten peserta mengerjakan soal pilihan ganda namun di tingkat provinsi soalnya berupa uraian dan analisis sehingga perlu persiapan lebih matang lagi dalam analisis dan uraiannya.

Guru pendamping Bidang Studi IPS Terpadu, Maria Octaviana, S. Pd dan Gondolfus, S.Pd menegaskan akan terus mendampingi secara intens dua siswa tersebut agar bisa bersaing di tingkat nasional.

Lihat juga...