Edarkan Sabu-Sabu, Dua warga Asahan Diancam Hukuman 20 tahun Penjara

Dua pengedar narkotika jenis sabu AI (26) dan KH (30) yang berhasil diamankan jajaran Satresnarkoba Polres Asahan - Foto Ant
MEDAN – Dua pengedar narkotika jenis sabu di Kota Medan, AI (26) dan KH (30), yang merupakan warga Desa Sei Apung, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), diancam hukuman 20 tahun penjara karena kegiatan terlarangnya tersebut.

Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira menyebut, kedua pelaku dikenakan Pasal 114 ayat 2 Subs Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. “Ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara, seumur hidup, dan hukuman mati, ujar Putu, Kamis (7/10/2021).

Sebelumnya, kedua warga penyalahgunaan narkoba itu diamankan petugas di Jalan Lingkar, Kelurahan Sipori-pori, Kecamatan Tualang Raso, Kota Tanjung Balai, Sabtu (2/10/2021) sore. Tim Satnarkoba Polres Asahan melakukan penyelidikan dengan menyamar sebagai pembeli, untuk bisa datang ke rumah pengedar KH, di Desa Sei Apung.

Selanjutnya disepakati melakukan transaksi di Jalan Lingkar, Kota Tanjung Balai.Pada pukul 18.00 WIB,. KH datang bersama AI, menggendarai sepeda motor Scoopy warna merah. Saat itu juga tim Opsnal Sat Narkoba melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku.

Dari tangan kedua pelaku, petugas mengamankan satu buah plastik putih berukuran sedang, yang dibungkus lakban berisikan narkotika jenis sabu seberat 101,68 gram, satu unit sepeda motor Scoopy warna merah,satu unit handphone merk Oppo warna merah, satu unit handphone merk Oppo warna biru, dan satu unit handphone merk Oppo warna hitam.

Kapolres menyebut, setelah diinterogasi pelaku KH menyebut sabu-sabu itu diperoleh dari seorang pria A, yang merupakan warga Tanjung Balai.Kemudian tim melakukan pengembangan ke Kota Tanjung Balai, namum pelaku A berhasil melarikan diri dan saat ini sudah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Sementara itu, Petugas rumah tahanan Klas IIB Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara  (Sumut), mengamankan seorang pria berinisial W, karena kedapatan berupaya menyelundupkan narkotika jenis sabu-sabu di dalam bungkusan makanan yang berisi tape singkong.
Kepala Rutan Klas IIB Tanjung Pura, Parlindungan mengatakan, pengungkapan itu bermula saat W hendak mengunjungi seorang narapidana di lapas tesebut. “W datang untuk mengantar makanan kepada temannya yang merupakan warga binaan,” katanya.
Petugas lapas kemudian memeriksa makanan yang dibawa oleh W dan mencurigai sebuah bungkusan yang berisi tape tersebut. Setelah dilakukan pengecekan, petugas menemukan satu bungkusan kecil paket sabu-sabu di dalam tape tersebut. “Selanjutnya kita berkoordinasi dengan Polsek Tanjung Pura untuk segera diproses,” ujarnya. (Ant)
Lihat juga...