Edukasi Izin Edar Makanan Beku Harus Lebih Masif

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Asosiasi Usaha Mikro Kecil Menengah Indonesia (Akumindo) meminta kepada pemerintah untuk memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM makanan beku atau frozen food terkait izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

“Pemerintah perlu mengedukasi lebih masif kepada pelaku UMKM maupun usaha rumahan masyarakat terkait aturan perizinan edar baik BPOM maupun PIRT. Agar polemik makanan beku produk rumahan yang kena denda karena tanpa izin edar, tidak terulang lagi,” ujar Ketua Umum Akumindo, Ikhsan Ingratubin, pada diskusi usaha frozen food di Jakarta, Selasa (26/10/2021).

Menurutnya, perlu penjelasan lebih lanjut terkait produk-produk mana saja yang perlu PIRT, dan yang perlu izin edar BPOM. Dengan memberikan edukasi atau pemahaman yang lebih masif kepada UMKM dalam mengelola makanan beku dan lainnya.

“Edukasi ini akan memberikan pemahaman produk apa saja yang cukup dengan izin PIRT dan harus izin BPOM,” imbuhnya.

Karena kata dia, aturan izin PIRT dan BPOM, masih belum ada sinkronisasi antara pihak-pihak terkait, seperti penegak hukum sehingga polemik pemanggilan pelaku usaha makanan beku yang terancam denda dinilainya sebagai langkah yang keliru.

Kalau sosialisasi yang selama ini dijalankan kepada para pelaku UMKM kurang masif, misalnya seperti di media sosial (medsos) ini menandakan pemahaman terkait izin edar belum merata di tingkat pelaku UMKM.

Terpenting lagi kata dia, edukasi atau sosialisasi izin edar harus dilakukan secara merata.

“Edukasi dan sosialisasi tidak boleh dilakukan kepada para pelaku UMKM yang itu-itu saja. Itu sifatnya hanya formalitas, menghabiskan anggaran,” tegasnya.

Selain itu menurutnya, terkait izin edar juga kerap menjadi ancaman denda yang fantastis. Padahal dalam mengurus izin tersebut membutuhkan waktu yang lama dan butuh biaya.

Kepala BPOM, Penny K Lukito mengatakan, tidak semua produk frozen food harus memiliki izin edar BPOM.

Kepala BPOM, Penny K Lukito, saat memaparkan tentang izin edar PIRT dan BPOM bagi UMKM pada diskusi usaha frozen food di Jakarta, Selasa (26/10/2021). Foto: Sri Sugiarti.

“Pelaku UMKM frozen food yang menerima pesanan dan langsung mengirimkan produknya ke pemesan, tidak perlu ada izin edar BPOM,” ujar Penny, pada acara yang sama.

Dalam izin edar jelas dia, ada aturan yang ditetapkan yakni dikaitkan dengan berapa lama produk tersebut bisa bertahan disimpan.

“Makanan beku yang bertahan lebih dari 7 hari yang harus mendapatkan izin BPOM. Kalau kurang dari 7 hari tanpa izin BPOM, cukup dengan izin edar dari dinas kesehatan PIRT saja,” jelasnya.

Maka dari itu kata dia, penting adanya tanggal produksi dan kedaluwarsa pada produk makanan beku tersebut sehingga konsumen bisa mengetahui mana makanan beku yang bisa bertahan lebih dari 7 hari dan mana yang tidak.

“Jadi, kalau dari sisi produksi, makanan beku yang diproduksi secara massal dan didistribusikan oleh distributor formal, maka harus ada izin edar BPOM,” pungkasnya.

Lihat juga...