Es Potong Jajanan Tempo Dulu Laris Manis di Bekasi

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Setiap zaman memiliki jajanan yang populer di masanya. Jajanan itu tergeser seiring perubahan jaman, tergantikan oleh yang lebih kekinian. Salah satunya seperti es potong.

Mang Ndong, tetap melestarikan jajanan tempo dulu di Kota Bekasi, Jawa Barat sebagai usahanya bersama keluarga. Jajanan jadul tersebut ia ubah menjadi kekinian dengan menawarkan tujuh varian rasa, agar lebih diminati.

“Kami bersaudara meneruskan usaha orang tua. Ada beberapa titik lokasi mangkal tidak hanya di Kota Bekasi, tapi juga di wilayah Pondok Gede, Jakarta Timur dan titik lainnya,” ujar Mang Ndong kepada Cendana News, Selasa (12/10/2021).

Untuk menyesuaikan rasa, oleh Mang Ndong dibuat beberapa varian rasa seperti cokelat, alpukat, kacang hijau, ketan hitam, coklat vanilla, strawberi, durian.

“Pelanggannya lintas generasi, tidak hanya anak-anak, orang tua pun banyak. Bahkan mereka ada yang pakai mobil sengaja mampir untuk beli berapa lonjong,” ungkap dia.

Untuk harga Mang Ndong biasa menjual satu potong dengan harga Rp3.000 dengan ukuran berapa centi meter. Satu potong jika dijual ngecer biasa ketemu Rp18 ribuan. Tapi jika dibeli satu lonjong begitu Rp15 ribuan. Sehari Mang Ndong mengaku bisa habis 30 lonjong lebih dari siang hingga sore.

Diakuinya, es potong yang dijualnya diproduksi sendiri menggunakan bahan baku higienis dengan air matang dan santan, ditambah tepung dan digoyang dengan garam sebelum di masukkan ke prezer. Jika air tidak matang maka akan cepat asem, karena menggunakan bahan baku santan dan susu.

Mulyana, ditemui di lokasi saat di tanya Cendana News membeli es potong hanya ingin bernostalgia masa kecil dulu dan mengenalkan kepada anaknya. Jika jajanan es potong salah satu legendaris yang sekarang hanya ada di lokasi tertentu.

“Dulu es potong banyak ditemukan di berbagai titik wilayah Kota Bekasi. Bahkan ada yang keliling dengan sepeda, tapi sekarang pemandangan itu sudah langka. Banyak es krim dengan speaker kecilnya,” ujar dia.

Lihat juga...