Genjot Capaian Vaksinasi di Tiga Kecamatan, Pemkot Yogyakarta Intensifkan Mobil Vaksin

Ilustrasi. Mobil Gerai Vaksin Keliling Respon Cepat Vaksin Merdeka diluncurkan di GOR Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (21/9/2021) - foto Ant

YOGYAKARTA – Pemerintah Kota Yogyakarta, mengintensifkan operasional mobil vaksin untuk mempercepat capaian vaksinasi di kecamatan-kecamatan, yang dinilai masih rendah capaiannya dibandingkan dengan kecamatan lain.

“Ada tiga dari 14 kecamatan di Kota Yogyakarta yang capaian vaksinasinya belum 90 persen. Kami akan percepat dengan mobil vaksin,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani, Senin (4/10/2021).

Ketiga kecamatan tersebut adalah Umbulharjo, Mergangsan, dan Tegalrejo. Ketiganya memiliki jumlah penduduk yang lebih banyak, dibandingkan dengan kecamatan lain. Keberadaan mobil vaksin milik Pemkot Yogyakarta, tidak hanya untuk menjangkau warga yang kesulitan mengakses layanan vaksinasi reguler, seperti lansia dan disabilitas, atau warga yang mengalami keterbatasan mobilitas.

Tetapi juga menjangkau masyarakat lain, yang belum divaksin. Pada Senin (4/10/2021), layanan mobil vaksin Pemerintah Kota Yogyakarta digunakan untuk menjangkau warga yang mengalami kesulitan mobilitas di Kelurahan Giwangan Kecamatan Umbulharjo.

Mobil vaksin tersebut juga dioperasionalkan untuk melakukan vaksinasi di Panti Wreda Budi Dharma yang berada di bawah pengelolaan Pemerintah Kota Yogyakarta. Percepatan capaian vaksinasi di kecamatan juga dilakukan dengan menggelar vaksinasi massal. “Strateginya adalah mendekatkan layanan vaksinasi ke masyarakat. Misalnya membuka layanan vaksinasi di kelurahan atau bisa juga dilakukan hingga ke RT atau RW,” kata Emma.

Berdasarkan data, Pemerintah Kota Yogyakarta sudah memvaksinasi lebih dari 589.000 warga. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan dengan jumlah warga Kota Yogyakarta yang wajib vaksin yaitu, sekira 350.000 orang. “Kami tidak hanya melayani vaksinasi untuk warga yang memiliki NIK Kota Yogyakarta saja. Bahkan kami melayani vaksinasi kepada 110.000 warga Kabupaten Sleman dan lebih dari 70.000 warga Kabupaten Bantul,” katanya.

Untuk warga Kota Yogyakarta yang saat ini belum mengakses vaksinasi, tercatat berjumlah sekira 10.000 orang.  Salah satu warga Kelurahan Giwangan yang menerima layanan vaksinasi dari mobil vaksin, Kartini (50) mengatakan, senang dengan layanan mobil vaksinasi. “Tujuannya untuk kesehatan jadi sama sekali tidak takut saat akan disuntik tetapi justru senang karena ada layanan sampai ke rumah,” kata warga yang mengalami stroke, sehingga sulit mengakses layanan vaksinasi di puskesmas atau di sentra vaksinasi tersebut. (Ant)

Lihat juga...