Ini Domba Limousin Hasil Persilangan Bermacam Jenis Domba Modern

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

YOGYAKARTA – Perkembangan budi daya domba modern saat ini semakin pesat. Guna mengejar bibit kualitas unggul, sejumlah peternak pun seolah tak henti berlomba-lomba melakukan persilangan berbagai macam jenis domba.

Salah satu domba moden yang kini banyak dilirik adalah domba hasil persilangan campuran. Khususnya sejumlah jenis domba impor seperti domba Dorper, Merino, hingga domba Texel.

Dengan berbagai kelebihan yang dimiliki masing-masing jenis tersebut maka dapat dihasilkan domba hybrid dengan keunggulan seperti bobot yang lebih besar, pertumbuhan yang cepat, serta perawatan yang mudah.

Salah seorang pembudidaya domba asal Tirtoadi Mlati Sleman, Ari Wibowo, menyebut salah satu jenis domba moden hasil persilangan yang potensial untuk dikembangkan adalah domba Limousin.

Salah seorang pembudidaya domba asal Tirtoadi, Mlati, Sleman, Ari Wibowo bersama domba Limousin, Senin (25/10/2021) – Foto: Jatmika H Kusmargana

Disebut domba Limousin karena bentuk dan cirinya yang mirip dengan sapi Limousin. Domba hasil persilangan berbagai jenis domba impor ini memiliki ciri khusus.

Antara lain postur tubuhnya mulai dari kaki dan bulu yang menyerupai domba dorper. Domba ini memiliki ukuran leher pendek, serta warna bulu yang tidak seperti domba merino ataupun texel namun cenderung menyerupai domba lokal.

“Ciri lainnya, domba ini memiliki sepasang tanduk di kepala. Selain itu wajahnya pun sudah berbeda jauh dengan domba pada umumnya. Yakni memiliki banyak kerutan pada dahi dan sekitar mulut. Sekilas menyerupai sapi limousin sehingga sering disebut domba Limousin,” katanya, Senin (25/10/2021).

Seperti halnya sapi limousin, domba ini memiliki postur besar dengan bobot bisa mencapai 80 kilogram hingga 1 kuintal. Meski begitu domba ini memiliki mata yang kecil sehingga meski masih berusia muda, jika dilihat nampak seperti sudah berumur.

“Saya punya jenis ini dengan usia 8 bulan. Meski masih remaja, namun sepintas terlihat sudah tua karena memang postur dan wajahnya berbeda dengan domba pada umumnya. Karena perawakan dan bobotnya yang jumbo, domba ini cocok untuk penggemukan,” katanya.

Selain memiliki bobot tinggi, domba Limousin ini juga memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan domba jenis lainnya. Harganya mencapai Rp3,5 juta lebih per ekor. Domba ini juga sangat cocok untuk dijadikan pejantan domba jenis lainnya.

“Perawatannya juga lebih mudah. Karena makanannya tidak rewel. Namun untuk penggemukan memang harus diberi makanan berkualitas. Sehingga bobotnya bisa maksimal,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang pembudidaya domba asal Bantul, Muhammad, mengaku, baru mengetahui jenis domba ini. Meski masih jarang ditemui di pasaran, dengan berbagai kelebihannya, domba Limousin ini menurutnya sangat potensial untuk dibudidayakan.

“Baru tahu jenis ini, sangat bagus. Mirip seperti sapi limousin. Ya tentu sangat tertarik untuk bisa membudidayakannya,” ungkapnya.

Lihat juga...