Jaga Kelestarian Alam, Dukung Pasokan Air Bersih

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Kebutuhan air bersih sangat penting untuk keberlangsungan hidup.

Sukijan, warga Kelurahan Sukarame II, Kecamatan Teluk Betung Barat, Bandar Lampung menyebut warga memanfaatkan aliran sungai Way Suka Padang untuk sumber air irigasi, air minum dan sejumlah keperluan. Memanfaatkan air dari Gunung Betung dilakukan memakai selang plastik.

Penggunaan selang plastik sebut Sukijan menjadi cara untuk memasok air bersih ke permukiman. Fasilitas pipa disediakan secara komunal mengalir pada bak penampungan.

Bak penampungan tersebut digunakan untuk puluhan selang milik warga. Ia harus rutin membersihkan selang dari lumut agar tidak tersumbat. Air jernih berasal dari bendungan untuk kebutuhan masyarakat.

Terjaganya pasokan air bersih sebut Sukijan berasal dari kelestarian pohon di kaki Gunung Betung. Keberadaan gunung yang memiliki berbagai jenis pohon tersebut ikut membantu penyerapan air.

Keberadaan pepohonan penyerap air memberi pasokan sumber air bersih melalui sungai alami. Beberapa perusahaan pengelola air bersih memanfatakan ketersediaan air untuk dijual dalam galon, kemasan botol.

“Kami memanfaatkan air bersih untuk memasok kebutuhan harian tanpa harus membeli, cukup menyediakan selang air akan mengalir setiap hari sehingga masyarakat tidak pernah kekurangan air bersih. Bahkan kala kemarau, sejak puluhan tahun silam kami menjaga kelestarian alam agar air bersih bisa tetap diperoleh,” terang Sukijan saat ditemui Cendana News, Rabu (6/10/2021).

Sukijan bilang pelestarian yang dilakukan oleh warga di kaki Gunung Betung cukup beragam. Sebagian warga memanfaatkan lahan untuk penanaman berbagai jenis pohon produktif.

Cara tersebut bertujuan agar saat penghujan air bisa diserap. Jenis pohon aren, bambu, durian, jengkol, mangga, kemiri dan alpukat dibudidayakan warga. Hasil ganda diperoleh dengan ketersediaan air bahkan kala kemarau.

Pasokan air bersih yang lancar sebut Sukijan bermanfaat untuk irigasi pertanian sawah, kolam ikan. Pemanfaatan air secara bijak dilakukan warga secara berkelanjutan, sebab usai dimanfaatkan untuk air bersih, dialirkan ke wilayah sungai.

Air sungai yang masih bersih di sungai Way Suka Padang juga mengalir ke Kali Akar. Air baku sungai digunakan untuk memasok air bersih pada perusahaan daerah air minum.

“Air yang tetap bersih masih bisa dimanfaatkan asal tidak tercemar dengan bahan kimia,” ulasnya.

Kebutuhan air bersih yang sangat vital diakui oleh Sudirin di Kelurahan Sumur Putri, Kecamatan Teluk Betung Selatan.

Sumur putri di Kelurahan Sumur Putri, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung dimanfaatkan Sudirin untuk sumber air bersih, Rabu (6/10/2021) – Foto: Henk Widi

Ia menyebut kelestarian Kali Akar dan juga kelestarian pohon yang tumbuh di kawasan tersebut menjaga mata air. Salah satu sumber air bersih yang membentuk sumur berada di Sumur Putri untuk memenuhi kebutuhan warga. Kebutuhan air bersih sebutnya dominan untuk mandi dan minum.

Menjaga kelestarian pohon sebut Sudirin paling terasa manfaatnya dalam terjaganya mata air. Pada kawasan Sumur Putri ia menyebut sebagian tebing sungai masih ditumbuhi dengan pohon pule, tekik, aren hingga bambu.

Berbagai jenis pohon tersebut diakuinya kerap dianggap tidak memiliki manfaat ekonomi. Namun bagi kelestarian lingkungan, kekuatan akar sejumlah pohon mampu menyerap air.

“Dalam jangka panjang berbagai jenis pohon mampu menghasilkan sumber mata air secara berkelanjutan,” ulasnya.

Salah satu penyedia air bersih, Ruswanto, warga Pesawahan, Teluk Betung Selatan menyebut sumber air bersih dijual dalam jeriken. Ia menyebut sumber mata air dengan pemompaan tersebut berada pada lokasi cekungan.

Sejumlah pohon yang dilestarikan berupa munggur di taman Dipangga ikut menjaga sumber mata air bersih. Setiap hari ia menjual air bersih yang dipompa lalu dipindah ke gerobak.

“Satu gerobak saya bisa membawa beberapa jeriken untuk dijual dengan harga Rp5.000 tapi langsung ke lokasi Rp2.500,”  ulasnya.

Kelestarian lokasi sumber mata air bersih sebutnya akan menjaga pasokan air tanah. Pembangunan perumahan dengan tidak memperhitungkan pohon sebagai sumber resapan air akan berdampak debit air menurun.

Warga Pesawahan sebutnya beruntung memiliki lokasi sumur pompa. Saat kemarau bisa ada pasokan air dari perusahaan daerah air minum atau warga bisa membeli dengan galon dan jeriken.

Lihat juga...