Jelang Musim Hujan, Petani Basmi Gulma Sebelum Penanaman

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BANDUNG – Menjelang masuknya musim hujan, para petani di Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat mulai mempersiapkan lahan untuk menaman berbagai tumbuhan. Persiapan tersebut dimulai dengan membasmi gulma atau rumput liat di area tanam.

Emen (66), salah seorang petani setempat mengatakan, bahwa kebanyakan petani di wilayahnya menggunakan cairan insektisida jenis roundup untuk membasmi gulma. Menurutnya, cairan kimia tersebut sangat ampuh membasmi rumput liar hingga ke akarnya.

“Kalau saya per dua liter air itu dicampurkan satu tutup botol roundup sesuai petunjuk. Ini bisa lebih cepat mematikan rumput. Tapi ada juga petani yang pakainya satu tutup botol roundup untuk lima liter air, biasanya mereka ini takut tanahnya rusak,” kata Emen saat ditemui di kebunnya, Senin (25/10/2021) di Desa Pinggirsari.

Menurut Emen, jika campuran air dan roundup tidak sesuai takaran sebagaimana tercantum dalam petunjuk, maka gulma akan sangat sulit mati hingga ke akar.

“Biasanya kalau saya sehabis menyemprot, lima hari paling lama rumput-rumput itu sudah mati. Dan itu mati sampai ke akar, jadi pas dicangkul nantinya lebih mudah, dan saat ditanami,  tumbuhan itu bisa berkembang lebih baik. Ini pengalaman saya, mungkin orang lain beda lagi,” jelas Emen.

Namun terlepas dari itu, Emen mengingatkan pentingnya bagi para petani mengenakan pakaian lengkap untuk pelindung tubuh saat menyemprot cairan insektisida.

“Banyak petani yang kalau kerja mengabaikan ini. Padahal memakai pakaian panjang, masker, sarung tangan, dan kacamata saat menyemprot itu penting sekali, karena kita tahu cairan kimia itu beracun, kalau sembarangan ya bisa jadi penyakit,” tukas Emen.

Di tempat yang sama, Amid Muriadi seorang petani jagung menambahkan, bahwa waktu penyemprotan yang baik adalah saat pagi atau sore hari. Itupun jika tida ada angin kencang dan tidak ada tanda hujan akan turun.

“Kira-kira jam 06.00 sampai 09.30 kalau pagi, dan kalau sore hari ya diatas pukul 15.00. Kenapa pagi dan sore, karen saat pagi dan sore hari hama tidak banyak bergerak sehingga efektif untuk dilakukan penyemprotan,” ujarnya.

Amid juga mengatakan, bahwa penyemprotan juga tidak boleh dilakukan sehabis hujan turun karena permukaan daun biasanya masih basah dan licin sehingga butiran insektisida sulit melekat di daun.

“Maka kalau mau nyemprot sebelum masuk musim hujan. Pas musim hujan sudah bisa langsung masuk masa tanam. Air lagi banyak, tanaman juga tumbuh subur,” pungkas Amid.

Lihat juga...