Kasus Aktif COVID-19 di Batam Tersisa 16 Orang

Seorang warga menjalani tes cepat COVID-19 di Batam, beberapa waktu lalu. ANTARA

BATAM – Satuan Tugas COVID-19 Kota Batam, Kepulauan Riau menyatakan, jumlah penderita COVID-19 di daerah itu terus berkurang. Saat ini, masih tersisa 16 orang lagi, yang masih terinfeksi virus Corona dan menjalani perawatan.

Dalam keterangan Satgas COVID-19 Kota Batam, yang dibagikan Kepala Dinas Kominfo setempat, Azril Apriansyah disebutkan, dari 16 orang yang masih dinyatakan positif COVID-19, delapan orang di antaranya menjalani isolasi mandiri.

Seorang menjalani isolasi di asrama haji, dan tujuh orang lainnya dirawat di lima rumah sakit rujukan. Pada Kamis (14/10/2021), tercatat tambahan seorang terkonfirmasi positif COVID-19, dan tambahan lima orang sembuh. Tidak ada yang tercatat meninggal.

Secara kumulatif, tercatat ada 25.811 orang positif COVID-19, sebanyak 24.957 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 838 orang meninggal, dan menyisakan 16 orang dalam perawatan. “Tingkat kesembuhan 96,69 persen, tingkat kematian 3,25 persen, dan kasus aktif 0,06 persen,” demikian keterangan Satgas Kota Batam.

Sementara itu, penyebaran Virus Corona relatif dapat dikendalikan, utamanya di daerah pesisir. Dari tiga kecamatan, hinterland, Belakangpadang, Bulang dan Galang, ketiganya saat ini berstatus zona hijau, dengan nihil kasus aktif.

Sedangkan di pulau utama, sudah tidak ada lagi zona merah. Dari sembilan kecamatan di pulau utama, tiga di antaranya zona hijau, yaitu Sekupang, Batuampar, dan Seibeduk. Sedang enam kecamatan lainnya zona kuning yaitu Bengkong, Nongsa, Batam Kota, Sagulung, Lubukbaja dan Batuaji.

Masih dalam laporan Satgas disebutkan, dari 838 kasus meninggal di Batam, 431 di antaranya tanpa komorbid, dan 407 lainnya dengan komorbid. Tercatat, penyakit komorbid paling tinggi pada kasus kematian COVID-19 adalah Diabetes Melitus sebanyak 215 kasus, Hipertensi sebanyak 181 kasus, dan Pneumonia sebanyak 104 kasus. (Ant)

Lihat juga...