Kasus Aktif COVID-19 di Kepri Masih 96 Orang

Petugas BPBD Kepri menyemprot disinfektan di Asrama Haji, pusat vaksinasi di Tanjungpinang - foto Ant

TANJUNGPINANG – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat, kasus aktif di wilayah itu saat ini masih ada 96 orang. Jumlahnya telah berkurang signifikan, dibanding kondisi sebelum Agustus 2021 yang mencapai lebih dari 7.000 orang.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri, Lamidi merinci, kasus aktif di wilayah itu tersebar di Batam 13 orang, Tanjungpinang 33 orang, Bintan lima orang, Karimun 24 orang, Kepulauan Anambas dua orang, Lingga satu orang, dan Natuna 18 orang. “Alhamdulillah, kasus aktif semakin berkurang. Mudah-mudahan dalam waktu dekat seluruh daerah di Kepri nol kasus COVID-19,” kata Lamidi, yang juga Penjabat Sekda Kepri, Sabtu (16/10/2021).

Lamidi mengemukakan, Satgas Penanganan COVID-19 menetapkan, seluruh kabupaten dan kota di Kepri sebagai zona kuning atau risiko penularan sedang. Namun, pemerintah pusat menetapkan Level I Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kepri.

Berdasarkan data harian hasil asesmen Satgas Penanganan COVID-19, seluruh kabupaten dan kota di Kepri, kecuali Lingga berada pada Level I PPKM. Sedangkan Lingga masih Level III PPKM. “Penanganan COVID-19 di Kepri semakin baik, diiringi dengan ketaatan masyarakat menerapkan protokol kesehatan, dan banyaknya jumlah warga yang divaksin mencapai 83 persen,” ujarnya.

Jumlah pasien COVID-19 di wilayah itu bertambah 10 orang, sehingga menjadi 53.804 orang, tersebar di Batam 25.898 orang, Tanjungpinang 10.214 orang, Bintan 5.577 orang, Karimun 5.469 orang, Anambas 1.842 orang, Lingga 2.310 orang, dan Natuna 2.493 orang.

Jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 di Kepri bertambah 17 orang, sehingga menjadi 51.956 orang, tersebar di Batam 25.047 orang, Tanjungpinang 9.779 orang, Bintan 5.392 orang, Karimun 5.285 orang, Anambas 1.794 orang, Lingga 2.224 orang, dan Natuna 2.435 orang. Total jumlah pasien yang meninggal dunia sejak pandemi COVID-19 sebanyak 1.752 orang, tersebar di Batam 838 orang, Tanjungpinang 402 orang, Bintan 180 orang, Karimun 160 orang, Anambas 46 orang, Lingga 85 orang, dan Natuna 41 orang. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...