KK26 Situbondo Gelar Potong Rambut Gratis Tarik Kunjungan Wisata

Editor: Koko Triarko

SITUBONDO – Seiring dengan makin longgarnya pembatasan sosial akibat pandemi Covid-19, pengelola objek wisata Karang Kene 26 (KK26) di kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mulai berbenah. Sejumlah komunitas diajak bergerak, untuk lebih menarik kunjungan.

Pengelola Objek Wisata Karang Kene 26 (KK26) di Situbondo, Jawa Timur, menjalin kerja sama dengan kalangan komunitas di Situbondo, untuk menarik minat wisatawan mendatangi ekowisata KK26.

Ketua Pokdarwis KK26, Yudistira, mengatakan upaya untuk terus mempertahankan wisata KK26 tidak pernah berhenti. Sama halnya pada saat pertama kali pembuatan ekowisata KK26.

“Memang pandemi ini berdampak pada akses sarana yang ada di ekowisata KK26. Tak jarang banyak fasilitas yang sudah rusak, serta taman bunga sudah banyak ditumbuhi rumput liar. Namun, kami kembali memperbaiki secara perlahan, agar sarana yang ada di sini kembali menarik,” ujar Yudistira, Minggu (10/10/2021).

Yudis mengaku, banyak tempat wisata selama Covid-19 sampai saat ini masih ditelantarkan begitu saja. Hal ini mengakibatkan sarana wisata makin tidak terurus, bahkan terbengkalai.

Yudistira, saat ditemui di Situbondo, Minggu (10/10/2021). –Foto:  Iwan Feriyanto

“Tentu kami tidak membiarkan begitu saja wisata KK26 nantinya mati. Secara perlahan, kami upayakan perbaiki kembali fasilitas-fasilitas yang rusak. Hal ini untuk mempersiapkan sarana wisata untuk para wisatawan, bila aktivitas wisata sudah bisa dioperasikan secara keseluruhan,” ungkapnya.

Yudis mengatakan, berbagai cara dilakukan, seperti menggandeng beberapa komunitas untuk hadir dan menggelar acara di kawasan wisata KK26.

“Saat ini kami bersama The Cuts Situbondo Community gelar aksi potong rambut gratis kepada seluruh masyarakat yang hadir. Acara inj dilakukan oleh 30 orang tukang potong rambut. Serta gaya rambut yang diinginkan bisa bermacam-macam,” jelasnya.

Lebih lanjut Yudis mengatakan, aksi kolaborasi yang dilakukan dengan komunitas di Situbondo dalam rangka kembali memperkenalkan wisata KK26 ke seluruh masyarakat. Agar nantinya masyarakat bisa kembali mengunjungi dan menikmati wisata di KK26.
Bang Jo, salah satu Koordinator Komunitas TCSC, mengatakan aksi potong rambut yang diselenggarakan dalam rangka upaya saling bersinergi dengan masyarakat untuk saling membantu.

“Fasilitas tempat yang disediakan menjadi dukungan terhadap kami. Menariknya, juga di area wisata. Pengunjung yang datang cukup antusias. Karena setelah melakukan pemotongan rambut, mereka bisa bersantai sejenak di area wisata di sini,” ucapnya.

Lihat juga...