KNPI Bangka Barat Dorong Semangat Kewirausahaan Pemuda

BANGKA BARAT – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berupaya membangun semangat kewirausahaan generasi muda di daerah itu.

“Selama setahun terakhir kami terus memberikan semangat kepada para pemuda di daerah ini agar mampu menyiapkan diri dan berminat menjadi pelaku usaha,” kata Ketua KNPI Kabupaten Bangka Barat Riandi di Mentok, Bangka Barat, Minggu.

Selain terjun langsung ke lapangan dengan mendatangi para pemuda yang sudah bergerak berwirausaha, para pengurus KNPI di daerah itu juga menggelar berbagai pelatihan dan seminar yang berkaitan dengan kewirausahaan.

Menurut dia, keberadaan organisasi KNPI sebagai wadah organisasi kepemudaan dalam perjalanannya selama setahun terakhir sudah cukup memberi warna dalam membangkitkan semangat membawa Bangka Barat semakin maju, sejahtera dan bermartabat.

Salah satu kegiatan yang telah digelar berupa kegiatan berskala nasional Seminar Indonesia Youth Entrepreneurs Summit 2021 dengan mengangkat tema menakar peran pemuda dalam pembangunan wisata sejarah kota Mentok.

Kegiatan yang diselenggarakan di kota Mentok tersebut merupakan kolaborasi KNPI Bangka Barat dengan Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung dihadiri puluhan mahasiswa ilmu politik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Kegiatan ini berfokus pada persiapan generasi muda menjadi pemimpin dan mampu berwirausaha karena semakin banyak anak muda berwirausaha maka akan meningkatkan angka produktivitas serta berdampak pada perkembangan ekonomi global, dan langkah ini kita mulai dari Bangka Barat,” katanya.

Indonesia Youth Entrepreneurs Summit 2021 yang diselenggarakan di Bangka Barat merupakan sejarah baru yang berhasil diciptakan anak-anak muda Bangka Barat.

“Ada beberapa hal penting yang didapatkan dari diskusi tadi, dan akan kita teruskan ke pemerintah daerah terutama dalam hal peningkatan pengembangan wisata sejarah Bangka Barat,” kata Riandi.

Salah satu hal penting untuk diteruskan kepada pemerintah daerah yakni perlu adanya identitas diri bahwa Bangka Barat merupakan salah satu destinasi wisata sejarah.

Sebagai salah satu destinasi wisata khusus sejarah, maka identitas tersebut perlu dipatenkan atau dilegalkan identitasnya.

Pemerhati sosial Bangka Barat Pardi mengungkapkan hal serupa dan mendorong para pemuda di daerah itu memiliki pola pikir kritis, kreatif dan memiliki inovasi baru.

“Ini tantangan yang harus dihadapi, anak muda harus berani mencatat sejarah dan jangan terjebak pada romantisme masa lalu, karena anak muda bicaranya masa depan,” kata Pardi. (Ant)

Lihat juga...