Kue Gemblong Ketan Hitam, Camilan Gurih dan Empuk

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

JAKARTA — Gemblong merupakan sejenis kue tradisional Indonesia yang termasuk ke dalam kelompok jajanan pasar. Rasa manis, gurih dan empuk dengan teksturnya yang kering.

Huda Suseno, padagang kue gemblong ketan hitam berbalut gula putih encer, ditemui Cendana News di tempat mangkalnya di Jalan GOR Kalisari, Jakarta Timur, Sabtu (2/10/2021). Foto: Sri Sugiarti.

Jika gemblong biasa terbuat dari ketan putih dan berbalut gula merah, kali ini kreasinya unik yang tidak kalah nikmat, yaitu gemblong ketan hitam dengan balutan gula putih encer.

“Gemblong ini kue tradisional khas Sunda, Jawa Barat, berbahan beras ketan putih. Tapi, saya kreasikan buatnya dari beras ketan hitam,” ujar Hadi Suseno, pedagang kue gemblong ketan hitam ditemui di Jalan GOR Kalisari, Jakarta Timur, Sabtu (2/10/2021).

Tak hanya bahan, tapi bentuk gemblong yang biasanya lonjong pun dikreasikan Huda seperti donat dengan bolongan di tengahnya. Untuk lumuran gulanya pun memakai gula putih encer.

“Kalau gemblong ketan putih itu dibalut gula merah encer, itu ciri khasnya. Tapi, gemblong ketan hitam dilapisi larutan gula putih encer,” ujarnya.

Setelah gemblong yang dibentuk seperti donat, lalu digoreng. Kemudian matang dan angkat serta diamkan sejenak.

Setelah dingin, masukkan gemblong ke dalam wadah berisi gula putih encer hingga membaluti seluruh lapisan kue itu. Kemudian angkat dan siap dijual kepada konsumen.

Menurutnya, camilan yang terbuat dari ketan hitam memiliki banyak penggemarnya. Harganya pun sangat murah, yakni untuk tujuh buah kue gemblong dibadrol Rp10.000.

“Gemblong ini cocok untuk kudapan pagi atau sore hari dipadukan teh hangat. Kue ini Rasanya empuk dan gurih ketika dimakan,” ujar pria kelahiran 27 tahun ini.

Huda mengaku sudah tiga tahun berjualan kue gemblong ini. Proses pembuatannya melalui adonan dengan bahan baku hitam hitam, kelapa parut dan garam yang diaduk rata.

Kemudian tuang santan kelapa kental ke dalam adonan itu sedikit demi sedikit, sambil diuleni sampai kalis.

Proses selanjutnya, kata Huda, ambil sedikit adonan yang sudah kalis dan lalu bentuk seperti donat. Setelah banyak, lalu goreng dalam wajan dengan minyak yang panas.

Menurutnya, kue gemblong ketan hitam ini bisa bertahan hingga dua hari. Rasanya pun tetap gurih dan empuk. Ini karena dia membuatnya tidak pernah mengurangi bahan dasarnya.

“Kalau saat dimakan kue gemblong ini terasa keras, itu bahan dasarnya pasti dicampur aduk tidak jelas. Bukan asli beras ketan hitam. Kalau gemblong buatan saya dijamin higienis,” tutupnya.

Lihat juga...