Lokasi Kegiatan ‘Mataram Mandalika Fair’ Dipindah ke Udayana

MATARAM – Dinas Pariwisata Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, memindahkan lokasi pelaksanaan “Mataram Mandalika Fair” yang akan dilaksanakan awal November 2021, ke kawasan Udayana dari rencana awal di Taman Sangkareang.

“Kami terpaksa harus mengubah rencana lokasi pelaksanaan ‘Mataram Mandalika Fair’ ke Udayana, sebab Taman Taman Sangarenang sedang ada proyek fisik,” kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi, di Mataram, Minggu (10/10/2021).

Dikatakan, kegiatan “Mataram Mandalika Fair” merupakan salah satu kegiatan untuk menyambut perhelatan akbar balap motor dunia “World Superbike” (WSBK) 19-21 November 2021 di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah.

Terkait dengan itu, pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta yang bersumber dari APBD Kota Mataram, untuk menyukseskan kegiatan “Mataram Mandalika Fair”

“Harapan kita, masyarakat dan pelaku usaha di kota ini bisa mengambil peluang ekonomi dari kegiatan tersebut,” katanya.

Dalam kegiatan “Mataram Mandalika Fair” nanti, Dispar akan melibatkan para pelaku pariwisata, diantaranya perhotelan, biro jasa perjalanan, serta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Target kami, untuk UMKM kita siapkan sekitar 25-30 stan, sedangkan untuk hotel disesuaikan dengan jumlah hotel yang ikut berkontribusi,” katanya.

Terkait dengan itu, Denny berharap para pelaku UMKM sudah mulai mempersiapkan diri untuk membuat berbagai pernak-pernik kerajinan yang bisa dijadikan oleh-oleh yang bertemakan Mandalika.

Selain itu, hasil pangan olahan lokal yang dijadikan berbagai makanan khas juga bisa diikutsertakan. Misalnya, hasil olahan rumput laut, kacang-kacangan dan lainnya.

“Khusus untuk perhotelan, akan menyiapkan berbagai aneka menu masakan andalan dan masakan khas lokal yang bisa menjadi daya tarik tamu datang hotel tersebut,” katanya.

Diharapkan melalui kegiatan “Mataram Mandalika Fair”, dapat menggerakkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19, sekaligus menjadi ajang promosi pariwisata serta meningkatkan okupansi hotel. (Ant)

Lihat juga...