Lulusan Vokasi Ternyata Mampu Hasilkan ‘Wonderland Indonesia’

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Memuncaknya Wonderland Indonesia di skala internasional, membangkitkan kebanggaan Dirjen Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Wikan Sakarinto, yang menyatakan bahwa pendidikan vokasi mampu membawa para lulusannya ke skala internasional.

Ia menyampaikan video Wonderland Indonesia hasil kreasi Alffy Rev, dari detik awal penayangan sudah memberikan getaran yang berbeda.

Dirjen Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Wikan Sakarinto menyampaikan kebanggaannya pada karya lulusan pendidikan vokasi, Wonderland Indonesia, dalam talk show online vokasi, Kamis (28/10/2021) – Foto: Ranny Supusepa

“Baik dari editingnya, pilihan lagu dan musik, visualnya serta story line-nya sudah membuat hati ini tergerak, saya speechless. Ada suatu konektivitas baru yang terbentuk saat kita melihat video itu. Saya sangat bangga bahwa ini adalah hasil karya lulusan SMK Musik,” kata Wikan dalam talk show online vokasi, Kamis (28/10/2021).

Ia juga menyampaikan lagu yang digubah dalam video ini semakin membuat aura lagu nyata.

“Dan ini bukan hanya saya yang merasakan. Tapi diakui oleh para penonton skala internasional. Saya melihat, bahkan ada yang sampai tak bisa berkata-kata. Ini membuktikan bahwa video ini memang berkualitas,” ucapnya.

Wikan menyatakan raihan 18 juta penonton hanya dalam waktu dua minggu merupakan prestasi yang sangat membanggakan.

“Ini sesuatu banget dan saya harapkan, dua lulusan sekolah vokasi ini, Alffy Rev dan Novia Bachdim, dapat menginspirasi dan menantang para peserta vokasi lainnya, semua anak Indonesia. Negara ini harus dibanjiri dengan karya-karya kreatif dan kita harus bisa mementaskan karya orisinal berkualitas yang berasal dari budaya Indonesia,” ucapnya lagi.

Ia menekankan karya berkualitas hanya bisa dihasilkan oleh anak-anak yang belajar sesuai dengan passion masing-masing.

“Novia ini secara sadar memilih jurusan Multimedia. Karena dia tahu, musik dan multimedia bisa menjadi satu, membuahkan karya. Begitu juga harapan saya pada anak-anak lain. Pilihkan sekolah, pilihlah prodi yang sesuai dengan keinginan hati. Mengenali target dan tujuan kita sendiri. Jangan malu mengakui secara jujur passion kita,” tandasnya.

Penyanyi yang dipercaya sebagai lead singer dalam Wonderland Indonesia, Novia Bachmid menceritakan saat pertama kali dihubungi, ia sama sekali tak diberitahu tentang video ini pada H-7.

Lead singer Wonderland Indonesia, Novia Bachmid (kanan) menceritakan pengalamannya saat shooting Wonderland Indonesia, dalam talk show online vokasi, Kamis (28/10/2021) – Foto: Ranny Supusepa

“Hanya dikasih tahu bahwa saya terpilih untuk casting pembuatan Wonderland Indonesia. Lalu saya dikirimkan lagu-lagu yang akan digunakan dalam video ini. Saat saya denger lagu-lagunya, saya langsung merasa bahwa ini bukan project main-main. Karena ada 9 lagu daerah dan satu lagu nasional yang masuk dalam video ini,” kata Novia.

Ia menyatakan walaupun beberapa dari lagu daerah itu sudah dikenal dan hapal sejak lama, tak membuat dirinya menganggap enteng.

“Ini kan lagu daerah. Yang memiliki makna untuk orang daerahnya. Karena itu saya benar-benar berlatih untuk mengucapkan secara benar, baik pronunciation maupun intonasinya. Walaupun saat itu, belum pasti juga saya yang terpilih,” tuturnya.

Baru pada H-5, ia menyatakan ada kepastian bahwa dirinya yang menjadi lead vocalist atau penyanyi utama.

Shooting pertama itu di Bali. Setengah hari untuk take vokal dan tiga hari untuk video klip dengan 9 kostum daerah sesuai dengan daerah asal lagu di Ubud,” tuturnya lagi.

Gadis berparas manis jebolan Indonesian Idol ini menceritakan, dari semua kostum, yang paling menantang adalah kostum Kalimantan.

“Kalau bajunya tidak ada masalah. Tapi untuk hiasan kepalanya, kostum Kalimantan itu paling berat. Hampir tiga kilo berat hiasan kepalanya,” kata Novia.

Dan ia juga menceritakan bahwa walaupun dalam video terlihat ia menari, tapi sebenarnya ia tidak belajar menari sama sekali untuk kepentingan pembuatan video Wonderland Indonesia.

“Saya hanya memperhatikan gestur penari lalu menirukannya. Jadi tidak ada belajar menari segala,” ungkapnya.

Novia menyampaikan the best moment yang ia rasakan adalah saat menyanyikan lagi Bagimu Negeri di scene akhir video.

“Saya sedih dan saya menangis dari hati saya yang paling dalam. Dan tak hanya saya, rekan di kanan kiri saya juga menangis. Setiap bait lagu itu, mengingatkan saya, pada kebanggaan saya akan negeri ini. Dan saya bersyukur sudah lahir di negeri seindah Indonesia,” tuturnya seraya melantunkan penggalan lagu Bagimu Negeri.

Ia menyebutkan tak pernah berekspektasi bahwa video ini bisa menjadi trending topic dalam skala internasional.

“Karena hingga rilis, saya tidak pernah lihat videonya. Mulai rekaman suara, maupun videonya, benar-benar hanya kak Alffy, orang editing dan istrinya kak Alffy, kak Lingka yang mengetahui isi video itu sebelum rilis,” tuturnya lagi.

Mengakhiri sesi talk show, Novia berpesan kepada seluruh generasi muda Indonesia terutama para peserta pendidikan vokasi untuk jangan pernah berhenti berkarya.

“Bermimpilah setinggi mungkin. Berhalusinasi setinggi mungkin. Dan jangan tinggalkan hanya di mimpi. Wujudkan mimpi itu karena kamu bisa,” pungkasnya.

Lihat juga...