Manfaatkan Lahan Tidur, Rutan Maumere Kembangkan Hortikultura

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

MAUMERE — Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengembangkan tanaman hortikultura di atas lahan tidur yang selama ini ditanami jambu mete dan semak belukar.

Kepala Rutan Kelas IIB Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Antonius Semuki saat ditemui di kantornya di Kelurahan Kota Baru, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Senin (18/10/2021). Foto : Ebed de Rosary

“Lahan ini dibersihkan untuk dipergunakan menanam tanaman hortikultura,” sebut Kepala Rutan Kelas IIB Maumere, Antonius Semuki saat ditemui di kantornya di Kelurahan Kota Baru, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, Senin (18/10/2021).

Antonius menjelaskan, tanaman mete yang sudah berumur tua ditebang dan semak belukar dibersihkan lalu di atas lahan seluas sekira satu hektare tersebut ditanami tanaman hortikultura.

Dikatakan, selain kangkung juga ditanami kol, sawi, cabai, terung, pare serta pisang. Semuanya dikerjakan oleh warga binaan yang sedang menjalani masa asimilasi atau yang hendak selesai menjalani masa hukuman.

“Daripada lahan ini dibiarkan terlantar, lebih baik digunakan untuk ditanami aneka tanaman hortikultura. Hasilnya untuk konsumsi sendiri dan dijual kepada warga yang datang membeli langsung di kebun,” jelasnya.

Antonius mengakui, sejak mulai ditanami pada April, lahan yang ditanami aneka tanaman hortikultura tersebut telah belasan kali dipanen, dan saat ini sedang dibuka lahan baru di belakang areal Rutan.

Dia menambahkan, selain menanam hortikultura pihaknya pun akan memelihara ternak babi dan sapi, sebab pakan ternak sudah ditanami terlebih dahulu, termasuk pengerjaan kandangnya.

“Hasil panen uangnya sebagian diberikan kepada para pekerja sementara sisanya untuk modal lagi,” ungkapnya.

Antonius mengharapkan, dengan adanya kebun ini warga binaan bisa mendapatkan ilmu pertanian yang bisa jadi bekal mereka saat menjalani hidup di masyarakat nantinya.

Selain itu ucapnya, pihaknya telah bekerjasama dengan Yayasan Bambu Lestari (YBL) agar lahan yang ada juga bisa dimanfaatkan untuk pembibitan tanaman bambu sebelum dibagikan kepada masyarakat.

Soerang petani muda pengembang sistem pertanian irigasi tetes di NTT, Yance Maring mengakui sering datang ke kebun hortikultura milik Rutan Maumere dan berdiskusi soal pertanian bersama para pekerjanya.

Yance salut atas apa yang dilakukan Kepala Rutan Maumere yang mampu memanfaatkan lahan tidur yang berada persis di sebelah utara tembok Rutan untuk ditanami aneka hortikultura.

“Sistim pengolahan lahannya sudah bagus dan banyak tanaman hortikultura yang dikembangkan tumbuh subur. Saya siap untuk berbagi ilmu dengan warga binaan yang mengelola kebun hortikultura ini,” ungkapnya.

Lihat juga...