Miliki Ikon Kera, Cikakak Raih Juara Umum Desa Wisata se-Jateng

Editor: Makmun Hidayat

BANYUMAS — Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas berhasil meraih juara umum dalam lomba desa wisata tingkat Provinsi Jawa Tengah 2021. Kolaborasi pengelolaan wisata yang menggandeng anak-anak muda serta ikon kera di lokasi tersebut, mengantarkan Cikakak menjadi juara umum desa wisata di Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani mengatakan, prestasi tersebut merupakan sebuah kebanggaan untuk masyarakat Kabupaten Banyumas. Sekaligus juga sebagai pintu promosi untuk wisata di Banyumas yang mengalami keterpurukan selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

“Ini sebuah prestasi membanggakan untuk Banyumas dan juga sarana untuk mempromosikan wisata kita. Jika Cikakak dikenal lebih luas lagi, maka kunjungan wisatawan ke Banyumas akan meningkat dan hal ini juga akan berdampak terhadap peningkatan kunjungan ke wisata lain di Banyumas,” kata Asis, Minggu (31/10/2021).

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani di Banyumas, Minggu (31/20/2021). -Foto: Hermiana E. Effendi

Lebih lanjut Asis menjelaskan, Desa Wisata Cikakak saat ini juga sudah resmi menjadi binaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Cikakak menjadi pintu pembuka pariwisata untuk mendongkrak kunjungan wisatawan di Banyumas bagian barat.

Mengingat, selama ini ikon wisata yang dikenal dari Banyumas lebih condong ke kawasan Baturaden. Dan dengan menjadi juara umum ajang perlombaan desa wisata tingkat Provinsi Jawa Tengah 2021 ini, maka Desa Wisata Cikakak menjadi alternatif wisata lain bagi wisatawan dari luar Banyumas.

Terlebih, Cikakak mempunyai keunikan tersendiri yaitu terdapat banyak kera ekor panjang yang hidup berdampingan dengan warga sekitar. Terdapat juga tradisi Rewanda Bojana atau pemanggilan kera di mana para kera akan turun untuk mengambil sajian gunungan buah yang disediakan warga.

“Keunikan itulah yang membuat Desa Cikakak berhasil meraih juara umum, di samping juga pola pengelolaan wisata yang melibatkan anak-anak muda di bawah bendera karang taruna,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Wisata Cikakak, Akim mengatakan, prestasi yang diraih Cikakak tidak terlepas dari pembinaan yang dilakukan Dinporabudpar Banyumas. Selain itu, potensi di Desa Cikakak memang cukup banyak.

“Wisata di Cikakak ini beragam, seperti Masjid Saka Tunggal yang dibuat tahun 1284 Masehi, Taman Kera, lengkap dengan atraksi budaya yang ada di daerahnya, petilasan dan lain-lain,” tuturnya.

Atas prestasi tersebut, saat ini Desa Wisata Cikakak terus melakukan pembenahan untuk maju dalam lomba Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Indonesia 2021.

Lihat juga...