Minggu Ini, Banyumas Belum Bisa Capai Target Vaksin 50 Persen

Editor: Makmun Hidayat

PURWOKERTO — Pada minggu pertama bulan Oktober ini, Kabupaten Banyumas dipastikan belum bisa memenuhi target vaksinasi Covid-19 hingga 50 persen, sehingga belum bisa juga untuk turun level.

Bupati Banyumas, Achmad Husein menyampaikan, hari ini ada gelontoran vaksin sebanyak 54.000 untuk Banyumas. Namun, kebutuhan untuk menjangkau 50 persen warga yang vaksin lebih dari itu. Mengingat sampai dengan saat ini cakupan vaksinasi Covid-19 baru 46 persen.

“Minggu ini kita belum bisa mencapai 50 persen untuk vaksinasi, mudah-mudahan minggu depan bisa sampai 50 persen,” katanya, Jumat (8/10/2021).

Lebih lanjut Husein menjelaskan, dari total target vaksinasi sebanyak 1.398.427 orang warga Banyumas, saat ini baru 643.770 orang yang sudah menjalani vaksin. Cakupan vaksin paling banyak di kalangan tenaga kesehatan, lansia serta petugas pelayanan publik.

“untuk masyarakat umum sebenarnya sudah mulai mengalami peningkatan yang signifikan, karena setiap minggu kita lakukan vaksin massal dan banyak pihak lain seperti TNI dan Polri serta perguruan tinggi yang juga membantu melakukan vaksinasi,” jelasnya.

Capaian vaksinasi pada masyarakat umum sekarang sudah mencapai 42,5 persen atau sebanyak 395.215 orang dari target 929.911 orang. Hanya saja vaksin untuk kalangan remaja atau pelajar usia 12 – 17 tahun masih minim. Dari total target 162.999 remaja, sampai saat ini yang sudah menjalani vaksin baru 48.003 orang atau baru 29,4 persen.

“Vaksin untuk kalangan pelajar atau remaja terus kita genjot, apalagi sekarang sudah banyak sekolah yang melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) dan untuk kalangan perguruan tinggi juga diberlakukan aturan mahasiswa harus sudah vaksin jika akan mengikuti kuliah tatap muka. Dan yang selalu saya tekankan, apapun aktivitasnya protokol kesehatan harus tetap diterapkan, menggunakan masker, mencuci tangan dan jangan berkerumun,” terang Bupati.

Sementara itu, dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, selama sepekan pertama bulan Oktober ini, angka kematian pasien Covid-19 menurun dratis, hanya ada 2 kasus kematian. Sedangkan untuk penambahan kasus positif Covid-19, pada sepekan terakhir ini sedikit ada kenaikan, yaitu mencapai 33 kasus positif Covid-19 baru.

Kepala Dinkes Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengungkapkan, secara umum kondisi sudah sangat melandai turun. Jika ada kenaikan pada minggu tertentu, lebih disebabkan keluarnya hasil tes PCR yang bersamaan, sehingga ada akumulasi penambahan kasus.

“Sepanjang minggu pertama Oktober ini, kasus kematian Covid-19 hanya terjadi pada hari Sabtu lalu (2/10/2021) ada 1 orang meninggal dan hari Selasa (5/10/2021) juga 1 orang meninggal, hari lainnya angka kematian 0,” ucapnya.

Lihat juga...