‘Moeda Tani Farm’ Siap Kembangkan Lahan Irigasi Tetes

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Kelompok tani Moeda Tani Farm di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdiri atas beberapa petani muda dan bergelar sarjana, mengembangkan lahan pertanian sistem irigasi tetes di tanah milik pemerintah.

“Kami ada beberapa anak muda dengan dampingan dari Kementerian Perekonomian dan beberapa kementerian serta lembaga sedang mengembangkan pertanian sistem irigasi tetes,” kata Yance Maring, petani muda penggerak sistem irigasi tetes di Kabupaten Sikka, NTT saat dihubungi, Senin (4/10/2021).

Petani pelopor penggunaan sistem irigasi tetes smart farming di Kabupaten Sikka, NTT, Yance Maring saat ditemui di Kelurahan Kota Uneng, Maumere, Sabtu (2/10/2021). Foto: Ebed de Rosary

Yance yang mengaku sedang mengerjakan jaringan irigasi tetes smart farming di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara ini mengakui sedang menyiapkan lahan seluas sekitar 3 hektare.

Dirinya bersama beberapa anak muda di Kabupaten Sikka sedang mengembangkan pertanian lahan irigasi tetes smart farming dengan mengandalkan teknologi telepon genggam android.

“Di era global ini kita bisa memanfaatkan teknologi pertanian dengan sistem yang dikontrol melalui aplikasi telepon genggam Android. Kami sedang mempersiapkan lahan hasil kerjasama dengan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Yance menjelaskan, di lahan tersebut sedang dipasang jaringan sistem irigasi tetes canggih serta menggunakan mesin pompa air yang digerakkan melalui panel energi surya.

Dia tegaskan, teknologi sistem irigasi tetes dapat meningkatkan produktivitas pertanian apalagi dengan memanfaatkan teknologi canggih kontrol kadar kesuburan tanah.

“Teknologi irigasi tetes yang terus berkembang termasuk yang kami kembangkan menjadi penanda adanya perkembangan pesat mekanisasi pertanian. Ini bisa menjadi daya tarik bagi anak muda untuk bertani,” ucapnya.

Sementara itu, Erik Padji seorang petani muda lainnya mengakui, perkembangan teknologi pertanian sistim irigasi tetes yang begitu pesat akan memudahkan petani dalam melakukan budidaya.

Erik menyebutkan, sistim irigasi tetes dengan teknologi canggih yang dikembangkan Yance Maring bisa memaksimalkan produktivitas pertanian namun tidak semua petani bisa menggunakannya.

“Teknologi irigasi tetes sangat bagus untuk budidaya tanaman hortikultura, namun biaya investasinya memang tergolong besar bagi sebagian besar petani di Kabupaten Sikka,” ujarnya.

Lihat juga...