Pantai Sukaraja Alternatif Nikmati Pesisir Teluk Lampung

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Wilayah Bandar Lampung di pesisir Teluk Lampung menjadikan kawasan itu kaya akan pantai. Perkampungan nelayan dengan aktivitas keseharian menangkap ikan jadi pemandangan menarik.

Riki Ferdian, warga asal Garuntang, Teluk Betung Selatan menyebut Pantai Sukaraja jadi salah satu spot menikmati pesisir Teluk Lampung.

Dikenal sebagai satu spot di tepi kota Bandar Lampung, Riki Ferdian mengaku Pantai Sukaraja kerap dipenuhi sampah plastik. Namun pada sejumlah titik dengan adanya konstruksi bangunan penahan ombak jadi tempat bersantai. Lokasi Pantai Sukaraja sebutnya cukup strategis berada di dekat Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras.

Akses jalan sebutnya cukup mulus dengan aspal. Lokasi itu mudah dijangkau dengan patokan Puskesmas Sukaraja. Memakai kendaraan roda empat, roda dua pantai kerap dimanfaatkan sebagai pasar tradisional tepi pantai.

Saat akhir pekan ia menyebut hanya sejumlah nelayan yang beraktivitas sebagai atraksi menarik. Riki Ferdian bisa melihat pemandangan nelayan menarik jarik payang pinggiran, membeli ikan segar.

“Menikmati udara segar di tepi pantai jadi salah satu alternatif untuk mengisi waktu luang seusai sepekan melakukan pekerjaan rutin, pemandangan laut dengan kapal kapal berukuran besar yang berada di Teluk Lampung sekaligus melihat nelayan dari dekat bekerja,” terang Riki Ferdian saat ditemui Cendana News, Minggu (31/10/2021).

Riki Ferdian (kaos merah) menikmati suasana Pantai Sukaraja, Minggu (31/10/2021). -Foto Henk Widi

Riki Ferdian menyebut di wilayah Sukaraja banyak terdapat sejumlah tempat hiburan. Fasilitas karaoke, gym dan hiburan lain bisa dinikmati saat libur, namun berada di alam terbuka jadi pilihan baginya. Meski bukan sebagai destinasi wisata yang dikelola namun ia menyebut pantai Sukaraja bisa jadi tempat untuk merelaksasi pikiran. Memandang laut, ombak dan kapal dinikmati bersama keluarga.

Mengajak anak bermain di tepi Pantai Sukaraja sebutnya jadi cara mengedukasi. Sebab pantai yang memiliki penahan ombak tersebut sekaligus jadi tempat sandar perahu nelayan tradisional. Riki Ferdian menyebut ia bisa mengajari sang anak untuk bisa melihat kegiatan nelayan. Membandingkan perahu nelayan tradisional serta sejumlah kapal kargo, kapal ferry di Teluk Lampung.

“Alternatif destinasi wisata alam di Bandar Lampung cukup banyak namun pantai Sukaraja yang murah meriah jadi spot menarik dan bisa membuat konten video nelayan jaring payang,” ulasnya.

Stevani, warga Bumi Waras menyebut Pantai Sukaraja kerap dipenuhi sampah. Namun sejumlah titik bisa digunakan untuk bersantai sekaligus melakukan swafoto berlatar belakang Teluk Lampung. Ia memilih menunggu sejumlah nelayan jaring payang yang sedang beraktivitas. Usai jaring payang diangkat sejumlah ikan segar bisa dibeli tanpa menunggu proses lelang.

“Rekreasi sederhana murah meriah namun saya bisa membeli ikan segar langsung dari nelayan untuk dimasak,” bebernya.

Atraksi atau pemandangan nelayan menarik jarik payang sebutnya cukup menarik. Butuh waktu satu jam lebih melihat nelayan menebar jaring memakai perahu. Tahap selanjutnya puluhan nelayan akan menarik jaring ke tepi pantai. Hasil tangkapan berupa teri nasi, ikan tenggiri, cumi cumi hingga ikan selar diperoleh. Stevani menyebut bisa membeli ikan seharga Rp20.000 per kilogram.

Bagi sejumlah ibu rumah tangga yang mengajak anak anak di Pantai Sukaraja kerap tersedia wahana permainan. Revalina, salah satu ibu rumah tangga menyebut mendatangi Pantai Sukaraja untuk mencari ikan bersama sang suami. Saat sang suami menunggu ikan hasil tangkapan ia bisa mengajak sang anak untuk naik mobil mini putar. Rekreasi murah meriah sebutnya jadi pilihan tanpa harus pergi ke destinasi wisata berbayar.

“Kami bisa melihat suasana pantai meski tidak bisa mandi, namun anak menyukai permainan mobil mini seperti komedi putar,” ulasnya.

Pantai Sukaraja sebutnya bisa menjadi alternatif untuk menenangkan pikiran. Tanpa harus membayar tiket ia dan keluarganya bisa melihat suasana Teluk Lampung. Meski cuaca panas keberadaan fasilitas bangunan beratap asbes bisa jadi tempat berteduh. Menikmati angin segar sepoi sepoi sembari memandang laut jadi cara menikmati libur di pesisir Teluk Lampung.

Lihat juga...