Pasien Positif COVID-19 di Banyumas Tinggal 83 Orang

Editor: Maha Deva

Bupati Banyumas, Achmad Husein, saat ditemui di kantornya, Sabtu (2/10/2021). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

PURWOKERTO – Sampai dengan awal Oktober ini, angka positif COVID-19 di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) terus menurun. Tercatat sampai Sabtu (2/10/2021), tinggal 83 warga Banyumas, yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan, dari total 83 warga yang positif COVID-19 tersebut, sebanyak 38 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sebanyak 42 orang, menjalani isolasi mandiri serta tiga orang lainnya menjalani isolasi terpusat.

“Alhamdulillah, angka positif COVID-19 terus mengalami penurunan, sekarang bahkan sudah di bawah 100, rumah sakit juga tidak lagi penuh. Bahkan ketersediaan tempat tidur di rumah sakit saat ini ada 828 yang tidak terpakai,” jelas Bupati Achmad Husein, Sabtu (2/10/2021).

Angka kesembuhan pasien COVID-19, dilaporkan juga terus meningkat. Saat ini sudah mencapai 94,19 persen. Sebaliknya, angka kematian menurun menjadi 5,57 persen. Meskipun kasus positif  COVID– 19 menurun, masyarakat tetap diminta untuk tidak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada. Sebab, di Oktober ini semakin bertambah, pusat keramaian serta tempat wisata yang mulai beroperasi kembali.

Artinya, kegiatan masyarakat meningkat dan potensi kerumunan juga bertambah. Sehingga, penerapan protokol kesehatan sangat penting dilakukan. “Posisi saat ini sudah lumayan baik, namun jika kita lengah sedikit saja dan mengabaikan protokol kesehatan, maka bukan tidak mungkin penyebaran COVID-19 akan bertambah banyak lagi. Jadi tetap wajib menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, rajin mencuci tangan dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan,” pesan Husein.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, untuk Sabtu (2/10/2021), ada penambahan 11 kasus positif COVID-19. Namun, untuk yang meninggal dunia tidak ada. Sedangkan untuk Jumat (1/10/2021), penambahan kasus positif COVID-19 ada 16 orang, namun yang meninggal dunia juga tidak ada.

“September sudah melandai turun, hal tersebut karena program vaksinasi sudah semakin menjangkau luas dan masyarakat Kabupaten Banyumas juga cukup disiplin dalam penerapan protokol kesehatan, saat ini menggunakan masker sudah menjadi kebiasaan masyarakat dalam bepergian,” jelas Sadiyanto.

Menurut Sadiyanto, untuk Oktober ini, vaksinasi dimungkinan sudah bisa menjangkau 50 persen warga Banyumas. Stok vaksin di Banyumas masih cukup banyak dan untuk minggu ini akan dilaksanakan vaksin 2.000 dosis. “Masyarakat bisa mendaftar melalui aplikasi vaberaya.banyumaskab.go.id untuk mendaftar vaksin, kuotanya masih cukup banyak,” ucapnya.

Lihat juga...