Pedagang di Banda Aceh Dapat Modal Kerja Bergulir

BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh menyerahkan bantuan modal kerja bergulir (revolving) kepada para pedagang pasar terpadu Al Mahirah kota setempat, serta peralatan untuk pelaku usaha UMKM.

“Kita sangat bangga dan bahagia apabila di tengah pandemi ini semakin banyak yang memberikan perhatian kepada UMKM kita,” kata Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, di Banda Aceh, Selasa.

Aminullah menyampaikan, dana modal kerja yang diserahkan kepada pedagang pasar Al Mahirah tersebut merupakan bantuan dari usaha cafe dan resto Paopia Garden milik Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Isnaini Husda.

Kata Aminullah, untuk tahap awal ini telah diserahkan modal kerja sebanyak Rp20 juta untuk 10 penerima atau masing-masing pedagang mendapatkan Rp2 juta.

Kemudian, setelah mereka mengelola usaha dengan modal tersebut, maka selanjutnya diwajibkan membayar iuran sebesar Rp200 ribu per bulan supaya dapat diputar kembali untuk memodalkan pedagang lainnya.

“Diberikan Rp2 juta per orang, dengan iuran Rp200 ribu per bulan, pemodalannya itu agar bisa membantu yang lain,” ujarnya.

Selain menyerahkan modal kerja, Pemerintah Banda Aceh juga memberikan bantuan peralatan usaha untuk 35 kelompok pelaku usaha UMKM kue yang ada di ibu kota Provinsi Aceh itu.

Peralatan usaha UMKM kue yang diberikan tersebut berupa kompor gas, mixer, blender, stock pot, wajan dan regulator plus selang masing-masing satu unit.

Aminullah menyampaikan, Banda Aceh merupakan kota dagang dan jasa, karena itu perlu adanya penguatan sektor UMKM untuk membangkitkan ekonomi warga sehingga dapat menekan angka kemiskinan dan pengangguran.

“Ke depan kita terus berupaya untuk membantu pelaku usaha kecil, dan kita juga berkoordinasi dengan DPRK agar dana pokir (pokok pikiran) dewan dapat diprioritaskan untuk usaha rakyat,” kata Aminullah.

Dalam kesempatan ini, owner Paopia Garden yang juga Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Isnaini Husda mengapresiasi usaha pemerintah merealisasikan bantuan peralatan kerja bagi usaha UMKM, langkah itu dinilai sebagai wujud implementasi program peningkatan ekonomi wali kota yang tertuang dalam visi misinya.

“Semoga langkah ini bisa memperluas usaha dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Banda Banda,” kata Isnaini.

Isnaini berharap, bantuan stimulus berupa peralatan dan modal kerja tersebut dapat meningkatkan usaha rakyat dan menjadi penunjang bagi keluarga. Serta bisa mengembangkan usaha lebih baik hingga mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitarnya.

“Saya berharap kepada pedagang untuk menggunakan dana ini dengan baik, dan bisa membantu yang lainnya,” demikian politikus Demokrat itu. (Ant)

Lihat juga...