Pelaku Usaha Kecil Pilih Lokasi Strategis Peroleh Keuntungan

Editor: Makmun Hidayat

LAMPUNG — Berbagai cara dilakukan sejumlah pelaku usaha kecil untuk meningkatkan omzet penjualan. Harsono, salah satu pedagang bakso ikan di Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung menyebut memilih lokasi strategis.

Menurut Harsono lokasi strategis merupakan modal tak ternilai dalam menjalankan usaha. Lokasi strategis berjualan sebut Harsono berada di dekat tugu Kerukunan Umat Beragama, Panjang. Lokasi tersebut merupakan area dekat pasar, berada di jalur lintas Panjang menuju Lampung Selatan dan sebaliknya.

Menggunakan gerobak dorong, ia menjual bakso ikan tuna untuk konsumen di dekat pasar Panjang. Selain lokasi strategis, sejumlah sekolah yang mulai menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) berimbas penjualan meningkat.

Harsono menyebut berjualan saat pagi di lokasi strategis dilakukan hingga siang. Saat sore ia mencari lokasi strategis dekat pelabuhan Panjang menyasar konsumen pekerja pelabuhan. Menjual bakso ikan perporsi seharga Rp5.000 ia mendapat omzet sekitar Rp500.000 per hari. Menggunakan gerobak dorong sebutnya memudahkan ia bisa menjangkau sejumlah lokasi termasuk permukiman warga.

“Setelah berjualan di tugu Kerukunan Umat Beragama saya kerap berjualan dekat sekolah karena banyak pelajar yang mulai melakukan pembelajaran tatap muka terjadwal, setelah itu saya bisa memilih lokasi lain yang strategis karena berjualan bakso ikan memakai gerobak lebih fleksibel,” terang Harsono saat ditemui Cendana News, Selasa (19/10/2021).

Lokasi berjualan di area Tugu Kerukunan Umat sebutnya juga menjadi tempat peruntungan pedagang kuliner lain. Sejumlah pedagang kuliner menjual martabak telor, bakso aci, sate ayam hingga mi ayam. Alternatif sejumlah usaha kuliner pada satu lokasi memberi konsumen kesempatan bisa memilih. Berbagai usaha kuliner menjual produk berbeda meski berada pada satu lokasi.

Lestari, salah satu pelaku usaha kuliner di Jalan Yos Sudarso, Panjang, Bandar Lampung menjual camilan kekinian, Selasa (19/10/2021). -Foto Henk Widi

Lestari, salah satu pedagang kuliner menyebut memanfaatkan lokasi strategis dekat Pasar Panjang. Menjual camilan kekinian corn dog atau makanan dari keju, tepung dan sosis ia menyasar konsumen anak anak dan remaja. Menjual camilan kekinian pada lokasi strategis jadi cara memperkenalkan produk, memudahkan promosi dan mendapat keuntungan berlipat.

“Usaha kuliner harus pandai memanfaatkan peluang tempat dan selera remaja kekinian,” terang Lestari.

Lokasi Pasar Panjang sebutnya sangat strategis untuk pelaku usaha kecil. Pasalnya kawasan tersebut berada dekat kota Bandar Lampung dan berbatasan dengan wilayah Lampung Selatan. Selain menjual makanan kekinian, Lestari juga memanfaatkan peluang menjual produk oleh oleh. Produk yang dijual berupa keripik pisang, kemplang dan donat. Semua produk dijual memanfaatkan gerobak yang bisa dipindahkan.

Memanfaatkan motor dan rombong atau keranjang, Hardiman mencoba peruntungan berjualan bengkuang dan rambutan. Menjual hasil pertanian asal kebun miliknya di Lampung Selatan membuat ia bisa mendapat penghasilan. Saat pagi ia memilih berjualan di pasar Panjang untuk memenuhi kebutuhan pedagang rujak, es buah. Saat siang hingga sore ia memilih lokasi berjualan dekat lapangan Baruna.

“Lokasi strategis jadi sarana untuk mendapatkan keuntungan sebagai pelaku usaha kecil yang tidak memiliki tempat,” ulasnya.

Supriyadi, Lurah Panjang Utara, Kecamatan Panjang menyebut sebagian besar warganya berprofesi sebagai pedagang. Peluang lokasi strategis sebutnya menjadi kesempatan bagi warga mendapatkan mata pencaharian. Sejumlah lokasi sepanjang Jalan Yos Sudarso sebutnya dimanfaatkan warga untuk usaha. Meski demikian ia mengimbau warga tetap menjaga kebersihan dan ketertiban.

Peluang lokasi strategis sebut M. Supriyadi membuat warga melihat peluang berjualan kue basah, kue kering hingga buah segar. Peluang usaha yang dilirik warga diakuinya memberi kesempatan untuk wira usaha. Lapangan pekerjaan yang tercipta memberi kesempatan bagi warganya mendapat penghasilan. Berwirausaha sekaligus menghindari pengangguran dengan berbagai peluang memakai modal terbatas.

Lihat juga...