Pembelajaran Tatap Muka di Batam Berjalan Baik

BATAM – Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau menilai pelaksanaan pembelajaran tatap muka di masa COVID-19 di daerah setempat berjalan relatif baik.

“Kalau melihat tren penularan COVID-19, pembelajaran tatap muka berjalan baik,” kata Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Batam, Selasa.

Ia mengatakan sejak kegiatan belajar mengajar tatap muka diizinkan beberapa waktu lalu, relatif tidak ada penularan COVID-19 di sekolah.

Menurut dia, sejak pembelajaran tatap muka dibuka, memang ada warga yang terpapar COVID-19. Namun, melihat dari usianya, maka bisa dipastikan bukan pelajar, karena umurnya di atas 50 tahun.

“Alhamdulillah yang terpapar bukan usia pelajar, justru di atas 50 tahun,” kata dia.

Ia mengatakan apabila dalam penerapan pembelajaran tatap muka terdapat lompatan kasus penularan COVID-19, maka kebijakan itu perlu dikaji ulang.

“Syukurnya, sejauh ini, tren penularan terus menukik,” katanya.

Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin Hamid mengatakan pihaknya terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi pelajar.

Hingga 13 Oktober 2021, jumlah pelajar yang sudah divaksin COVID-19 dosis pertama 94.371 orang atau 80 persen dari total sasaran 117.866 remaja, sedangkan untuk dosis kedua sudah diterima 64.893 remaja atau 55 persen dari total sasaran.

“Capaian itu harus terus ditingkatkan hingga mencapai 100 persen,” kata dia.

Ia mengingatkan kepala sekolah untuk mendata siswa dan guru yang belum divaksin agar segera mendapatkan suntikan imunisasi.

“Kalau tidak ada kendala medis, segera divaksin,” kata dia. (Ant)

Lihat juga...