Pemerintah akan Tutup Sekolah Jika Temukan Kasus Positif Selama PTM

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

YOGYAKARTA — Sejumlah sekolah di Yogyakarta telah melaksanakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sejak minggu kemarin. Sejauh ini pelaksanaan berlangsung lancar, tanpa ada kendala berarti.

Salah satu sekolah di Yogyakarta, SMA Taman Madya Ibu Pawiyatan Tamansiswa mengaku mulai memberlakukan PTM mulai 11 Oktober kemarin.

“Sejauh ini berjalan lancar. Karena mayoritas siswa siswa telah divaksin. Hanya satu dua saja yang belum. Selain itu, sekolah juga melakukan penerapan proses secara ketat. Sehingga tidak ada masalah,” ungkap Kepala Sekolah SMA Taman Madya Ibu Pawiyatan Tamansiswa, Amin Priyanta, Kamis (14/10/2021).

Uji coba Pembelajaan Tatap Muka di SMA Taman Madya Ibu Pawiyatan Tamansiswa sendiri dilakukan secara bergiliran. Setiap siswa hanya masuk sekolah dan mengikuti PTM 2 kali dalam seminggu. Sementara 3 hari lainnya siswa tetap melaksanakan pembelajaran secara daring.
Dengan cara ini, potensi kerumunan saat PTM di sekolah dapat diminimalisir.

Sementara itu pemerintah kabupaten Sleman menegaskan akan menutup sekolah jika menemukan adanya kasus positif Covid-19 selama PTM berlangsung. Hal tersebut diungkapkan langsung Bupati Sleman, Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo Kamis hari ini.

Bupati mengatakan, pihaknya juga akan segera melakukan swab sampling untuk mengetahui efektivitas penerapan prokes selama PTM berlangsung. Hal ini merupakan bagian pengawasan untuk memastikan protokol kesehatan dilaksanakan di setiap sekolah dengan baik.

“Jika nanti ditemukan adanya kasus positif 1 orang siswa saja, PTM di sekolah itu akan kita tutup. Ini merupakan bagian tindakan cepat yang harus diambil untuk melokalisir kasus yang ada. Sembari melakukan 3T untuk memastikan ada klaster atau tidak,” ungkapnya.

Di Kabupaten Sleman sendiri kegiatan PTM sudah mulai berjalan sejak minggu lalu. Kegiatan PTM dilakukan sebanyak 119 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sampling lima sekolah dasar (SD) di masing-masing kecamatan.

Terkait prosedur penutupan sekolah jika ada temuan kasus positif, ia mengatakan hal tersebut akan disesuaikan dengan temuan kasus yang ada. Jika hanya ditemukan satu kasus positif maka dimungkinkan sekolah akan ditutup 3 hari untuk kemudian dilakukan sterilisasi.

“Kalau kita tutup (PTM) semuanya se Sleman jelas tidak mungkin. Yang terpenting adalah bagaimana mitigasinya kita lakukan dengan benar agar covid-19 di sekolah tidak menjadi phobia,” imbuhnya.

Lihat juga...