Penerapan Tilang Elektronik di Aceh Dimulai November 2021

Dokumentasi, Polisi lalu lintas memantau aktivitas pengguna kendaraan bermotor melalui alat yang diberi nama ETLE di Banda Aceh - Foto Ant

BANDA ACEH – Penerapan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) di Aceh direncanakan dimulai pada November 2021.

“Penerapan ETLE direncanakan mulai November mendatang. Namun, bisa saja ada percepatan penerapan,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani, Kamis (7/10/2021).

Perwira menengah Polri itu mengatakan, untuk tahap awal penerapan ELTE hanya di Kota Banda Aceh dan sebagaian wilayah Kabupaten Aceh Besar. Di-kedua wilayah tersebut telah dipasang 20 titik kamera pemantau, yang mendukung penerapan tilang elektronik.

Saat ini, penerapan ELTA masih tahap uji coba dan sosialisasi kepada masyarakat. Setelah ini diberlakukan, setiap pelanggar akan dikenakan tilang. Surat tilang dikirim ke alamat berdasarkan nomor kendaraan.

Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, pihak terus menyosialisasikan ETLE kepada masyarakat, serta mendatangi sekolah-sekolah dan kampus. Sehingga warga semakin memahami tujuan penerapan tilang elektronik tersebut. “Penerapan ini tidak main-main. Penerapan ETLE ini untuk menekan pelanggaran lalu lintas masyarakat Aceh. Kami akui pelanggaran lalu lintas di Aceh cukup tinggi,” kata Kombes Pol Dicky Sondani.

Mantan Kapolres Aceh Tengah dan Kapolres Aceh Tamiang itu mengatakan, pelanggaran lalu lintas di Aceh dalam sebulan lebih dari 21 ribu. Artinya, dalam sehari di Aceh terjadi 700 pelanggaran lalu lintas. “Kami berharap dengan penerapan tilang elektronik ini akan menekan angka pelanggaran lalu lintas di Aceh. Tentunya kita harus malu, Aceh masih menjadi daerah yang pelanggaran lalu lintas termasuk tinggi di Indonesia,” kata Kombes Pol Dicky Sondani. (Ant)

Lihat juga...