Pesona Curug Orak-Arik, dari Air Pegunungan Hingga Gua Cantik

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BANYUMAS — Keindahan Curug Orak-Arik yang berlokasi di Desa Kemutug Kidul, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah berhasil memikat wisatawan, tidak terkecuali istri Bupati Banyumas, Erna Husein. Derasnya air pegunungan yang masih alami tercurah dari ketinggian sekitar 70 meter, ditambah dengan adanya gua kecil yang berada di dekat curug, semakin membuat curug tersebut terlihat eksotik.

“Suasananya masih alami, udaranya sejuk dan airnya alami dari pegunungan, jernih dan segar. Ada juga gua kecil di depat curug, waktu saya coba melihat kondisi dalam gua tersebut, ternyata menyerupai mulut manusia dan sebagian tertutup air terjun. Jadi curug ini hanya perlu sedikit penataan untuk bebatuan yang masih bertebaran alami, karena potensi keindahannya sudah lengkap,” kata Erna, Minggu (3/10/2021).

Terkait keberadaan curug tersebut, Erna bertutur, masih membutuhkan pembenahan lebih lanjut, terutama untuk akses jalan masuk. Sebagian akses jalan masuk masih merupakan tanah milik warga desa dan hanya ditata sekedarnya saja.

Selain itu, untuk lokasi curug dan sekitarnya juga perlu lebih diperhatikan kebersihannya. Meskipun air jernih dan bening, namun terdapat beberapa sampah yang berasal dari dedaunan pohon-pohon yang berguguran. Ada juga sampah berupa bambu-bambu yang tak terpakai. Sehingga, menurut Erna, dibutuhkan tenaga atau orang yang khusus untuk membersihkan kawasan, sebab meskipun hanya sampah daun dan bambu, tetapi mengganggu pemandangan.

“Memang masih butuh beberapa penataan, seperti akses jalan masuk serta bebatuan di curug jika lebih ditata akan semakin menambah keindahan. Termasuk sampah dedaunan di sekitar lokasi yang harus rutin dibersihkan, untuk itu dibutuhkan pengelolaan yang lebih detail,” terang Erna.

Menurut Erna, curug tersebut masih dikelola secara swadaya oleh warga sekitar dan pihak desa, pengunjung juga hanya berasal dari warga sekitar saja. Jika ditata dan dikelola dengan lebih optimal, maka dipastikan akan mampu menarik banyak pengunjung, sebab pesona Curug Orak-Arik tidak kalah dengan curug lain di wilayah Banyumas yang sudah dikelola secara profesional dan dibuka untuk umum.

“Besok-besok saya cari waktu untuk mengajak Bupati, juga pihak Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas untuk berkunjung ke sini dan melihat langsung kondisi curug, sehingga memetakan apa saja yang perlu diperbaiki dan jika memungkinkan, untuk penataan awal mungkin bisa dibantu oleh pihak dinas terkait ataupun pemkab,” jelasnya.

Curug Orak-Arik, lanjut Erna, sangat potensial untuk dijadikan salah satu objek wisata andalan. Sebab, jalan menuju ke lokasi tidak curam dan pengunjung hanya perlu menempuh jarak sekitar 400 meter. Bagi pengunjung yang sudah berusia lanjut dan masih sehat, sangat memungkinkan untuk berkunjung ke Curug Orak-Arik.

Erna juga berencana untuk mengangkat para pedagang sekitar, supaya bisa berjualan dengan lebih baik di sekitar curug. Misalnya dengan membuatkan kios-kios kecil, namun dengan penataan yang bagus.

Sementara itu Camat Baturaden, Budi Nugroho mengatakan, selama ini pengelolaan curug dilakukan swadaya oleh masyarakat bersama dengan karang taruna setempat serta pihak desa. Sehingga masih membutuhkan banyak penataan untuk bisa menjadikan curug tersebut sebagai objek wisata terbuka yang lebih luas.

“Selama ini memang belum dipublikasikan secara luas keberadaan Curug Orak-Arik ini, karena memang masih membutuhkan banyak penataan dan perbaikan sarana serta pra sarana pendukung, terutama untuk akses jalan masuk,” ucapnya.

Lihat juga...