Polisi Mencari Pemilik Ladang Ganja 1,5 Hektare di Rejang Lebong

Penemuan ladang ganja oleh petugas Polsek Kota Padang, Jumat (8/10/2021) lalu - foto Ant

REJANG LEBONG – Pihak Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong, Polda Bengkulu, masih melakukan pencarian pemilik ladang ganja seluas 1,5 hektare, yang ditemukan petugas Polsek Kota Padang, Jumat (8/10/2021) lalu.

Kapolsek Kota Padang, Iptu M Zuhdi mengatakan, setelah penemuan ladang ganja di kawasan Hutan Lindung Bukit Balai beberapa hari lalu, polisi masih belum bisa menemukan keberadaan tersangkanya, kendati identitas dari tersangka sudah diketahui. “Saat ini kami sedang melakukan pengejaran terhadap tersangkanya, identitasnya sudah kami ketahui. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kami amankan,” kata Iptu M Zuhdi, Senin (11/10/2021).

Pencarian terhadap pelaku pemilik kebun dan pelaku penanaman ganja tersebut dilakukan, untuk memberikan proses hukum, serta membongkar jaringan peredaran narkotika jenis ganja di wilayah itu.

Penemuan ladang ganja seluas 1,5 hektare, yang berisi 700 batang tanaman ganja, dengan ketinggian rata-rata 2 meter tersebut, dilakukan dengan cara berjalan kaki hingga 12 jam. Lokasi ladang ganja, berada di Pematang Danau, Desa Sukamerindu, Kecamatan Sindang Beliti Ilir, yang posisinya berada di dalam Hutan Lindung Bukit Balai Rejang.

Ladang ganja ditemukan di atas lahan, yang baru dibuka untuk dijadikan perkebunan kopi. Ganja tersebut, ditanam di antara tanaman kopi. Sebelumnya, Jumat (8/10/2021), petugas Polsek Kota Padang berhasil menemukan ladang ganja seluas 1,5 hektare yang berisi 700 batang tanaman ganja. Namun saat dilakukan penggerebekan, petugas tidak menemukan pemilik lahan.

Petugas Polsek Kota Padang kemudian melakukan pemusnahan tanaman ganja dengan cara dicabut dan ditumpuk dalam pondok pemilik lahan, dan selanjutnya dibakar. Sedangkan 35 batang lainnya disisakan sebagai barang bukti. (Ant)

Lihat juga...