Pompa Air Cegah Banjir Terpasang di Kampung Pejuang RW 32 Bekasi

Editor: Koko Triarko

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, saat meninjau pompa air di Kampung Pejuang, Kota Bekasi, Minggu (10/10/2021). –Foto: M Amin

BEKASI – Warga di RW 32 Kelurahan Pejuang, Kota Bekasi, Jawa Barat, kini bisa bernapas lega, dengan terpasangnya pompa air dan peninggian tanggul. Sekarang, kompleks Griya Harapan Permai di Kecamatan Medansatria menjadi tangguh dan bebas banjir.

“Saya sudah melihat langsung rumah pompa air di Griya Harapan Permai, RW 32, Pejuang, Medansatria, yang baru saja dibangun oleh Pemerintah Kota Bekasi, semoga memasuki musim hujan nanti kompleks itu bebas banjir,” ungkap Tri Adhianto, Minggu (10/10/2021).

Dikatakan, bahwa di kompleks itu saat ini ada pompa air dengan kapasitas besar, mampu menyedot 4000 liter air per menit. Ia berharap, mampu mengurangi titik banjir di Medansatria. Secara bertahap wilayah lainnya di Medansatria akan dibenahi, terutama difokuskan pada kawasan rawan banjir.

Pemerintah, lanjutnya, terus berupaya secara bertahap memenuhi kebutuhan infrastruktur yang ada di Kota Bekasi. Sehingga semua wilayah menjadi lebih baik, terutama bebas banjir yang kerap melanda berbagai titik di wilayah ini setiap datang musim penghujan.

“Tentunya Pemerintah Kota Bekasi, Bang Pepen, Mas Tri Adhianto, akan terus berupaya dengan bertahap memenuhi kebutuhan infrastruktur di Kota Bekasi, agar semuanya menjadi lebih baik. Tetapi, saya harap masyarakat juga timbul kesadaran akan rasa memiliki,” jelasnya.

Salah satunya membantu mengecek secara berkala pompa airnya, jika ada kendala mohon segera dilaporkan, agar ada tindak lanjut dari petugas Pemerintah Kota Bekasi.

Diakuinya, kreativitas warga RW 32 dengan membangun saung sebavai Posko dilahan pasos pasum di wilayah kompleks.

Ketua RW 32 Kelurahan Pejuang, mengakui jika kondisi kompleks Griya Harapan Permai merupakan kawasan rawan banjir. Atas kondisi itu warga mengajukan permohonan ditanggul dan pemasangan pompa air ke pemerintah melalui Forkopimcam.

“Sekarang warga sudah tersenyum, tak cemas dengan banjir, meskipun debit air naik atau pas. Saat ini, pompa air sudah terinstal dan tanggul ditinggikan yang berada tepat di tepi kali,” jelas Ketua RW 13.

Ia pun mengakui, saat ini secara perlahan tinggal melakukan perbaikan infrastruktur jalan di kompleks yang mengalami kerusakan akibat terendam banjir. Namun, hal itu secara perlahan, terpenting warga saat ini tidak khawatir jika hujan atau air kali meluap.

Kabid Sumber Daya Air Kota Bekasi, Zainal Abidin, menyebutkan ada 13 krosing tol yang ada di Kota Bekasi yang dibangun puluhan tahun lalu sebagai aliran air dari wilayah selatan ke Utara, di mana telah banyak tumbuh pemukiman baru hingga menjadikan lokasi krosing tol tersebut menjadi kurang kapasitasnya.

“Ketika hujan dengan curah hujan tinggi mengakibatkan genangan di wilayah Selatan Kota Bekasi. Solusinya krosing tol ditambah lagi, agar daya alir sungai kapasitas lebih besar,”paparnya.

Lihat juga...