PON Papua, Kaltim Sabet Emas Bola Tangan Putri

MIMIKA  – Tim bola tangan putri Kalimantan Timur menggondol medali emas nomor beregu putri setelah menang tipis atas Jawa Barat di babak final Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua.

Pada pertandingan yang digelar di GOR Futsal Mimika, Papua, Kamis, Kaltim unggul atas Jabar dengan skor 23-22.

Babak pertama, Kaltim sudah melesat dengan perolehan lima golnya di 10 menit pertama pertandingan.

Gol dari Siti di menit ke 11 menambah skor untuk Kaltim menjadi 6-2, dan kedua tim terus berbalas gol hingga skor 7-3 di menit ke-16.

Pertarungan gol antartim semakin sengit yang membuat skor terus bertambah menjadi 10-8 di penutup babak pertama.

Di babak kedua, tim asuhan Irfan Benizar Lesmana terus merangsek pertahanan Kaltim hingga mendapatkan beberapa kali penalti, tetapi gagal dimaksimalkan menjadi gol.

Pada menit ke-3, gol dari Hana menyamakan kedudukan kedua tim menjadi 11-11, namun tak berselang lama dibalas Sri dari Kaltim menjadi 12-11.

Tak mau kalah, Jabar melalui Marselina yang mendapatkan kesempatan bagus menyamakan kedudukan kembali menjadi 12-12 di menit ke-8.

Di menit ke-14, Kaltim sudah unggul dua gol dengan kedudukan 15-13, dan terus berkejaran dengan skor Jabar.

Dua menit menjelang laga usai, tim asuhan Dwichandra Hariwibowo masih unggul dengan skor 22-20, tetapi ditambal Jabar lewat Lia hingga kedudukan menjadi 22-21.

Pada menit akhir, Sherly dari Kaltim mengubah kedudukan menjadi 23-21, sementara Jabar juga mendapatkan kesempatan penalti satu kali.

Hana yang mengeksekusi lemparan penalti berhasil menambah satu gol untuk Jabar, tetapi tetap tak bisa mengungguli Kaltim hingga skor berakhir 23-22.

Dengan kemenangan itu, Kaltim mematenkan medali emas bola tangan di nomor beregu putri, sedangkan Jabar harus puas meraih emas.

Di perebutan medali perunggu beregu putri, DKI Jakarta menang tipis atas tim tuan rumah dengan skor 20-19.

Pertandingan bola tangan PON Papua berlangsung mulai 9-14 Oktober 2021, diikuti sebanyak tujuh provinsi, yakni Jateng, Jatim, Jabar, DKI Jakarta, Kaltim, Sumbar, dan Papua.

Namun, Provinsi Sumbar tak mengirimkan delegasi pada nomor bola tangan putri, sementara Jatim tidak mengirimkan kontingen di bola tangan putra. (Ant)

Lihat juga...