Produksi Gabah Kering Panen Petani Mukomuko Meningkat

MUKOMUKO — Produksi gabah kering panen milik petani di Desa Sumber Makmur, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, meningkat sekitar 1 ton per hektare pada musim tanam kedua padi sawah di wilayah ini.

“Rata-rata produksi gabah kering panen sebanyak tujuh ton per hektare, meningkat dibandingkan hasil produksi gabah kering panen pada musim tanam kedua padi sawah tahun sebelumnya enam ton per hektare,” kata Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Elxandi, di Mukomuko, Senin (4/10/2021).

Ia mengatakan hal itu menindaklanjuti kegiatan panen pada panen raya padi sawah di lahan seluas sekitar 700 hektare milik petani di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Lubuk Pinang.

Menurut dia, salah satu penyebab produksi gabah kering panen milik petani di wilayah ini meningkat karena di tahun ini ada kegiatan sekolah lapang dan pengembangan inovasi teknologi pertanian di wilayah ini.

Kegiatan sekolah lapang dan pengembangan inovasi teknologi pertanian di wilayah ini bersumber dari APBN.

Sebanyak 10 kelompok tani yang mendapatkan program ini, setiap kelompok tani punya laboratorium lapangan seluas satu hektare yang menjadi bahan praktik untuk petani.

Dari lahan persawahan seluas 10 hektare tersebut, setelah diubin ada yang mencapai 9,3 ton/hektare, tetapi secara rata-rata 6,8 ton/hektare karena ada satu hektare yang tidak bisa panen.

“Satu hektare ini tidak bisa dipanen karena terdampak banjir sehingga tanaman padi yang sudah keluar mulai menjadi roboh,” ujarnya.

Sementara itu, dari lahan fungsional seluas sekitar 700 hektare di wilayah tersebut, seluas 400 hektare di antaranya lahan perkebunan kelapa sawit yang dicetak menjadi sawah dan sudah enam kali panen dengan hasil sekitar 6 ton/hektare. (Ant)

Lihat juga...